Sebuah jembatan gantung putus secara tiba-tiba di Dusun Kalak, Desa Mentukak, Kecematan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat (Kalbar).
Akibatnya, 32 orang dilaporkan mengalami luka-luka hingga cedera serius. Putusnya jembatan gantung Mentukak ini diduga karena tak kuat menahan beban.
Saat itu, puluhan orang tengah menonton lomba Agustusan menangkap bebek di Sungai Teluk Kemarau dari jembatan gantung pada perayaan HUT RI ke-78, Kamis (17/8/2023), sekitar pukul 16.00 WIB.
Tak lama setelah lomba dimulai, jembatan gantung yang dibangun tahun 2014 itu pun putus, tak kuat menahan beban.
Momen mengerikan itu terekam kamera video amatir warga yang tengah merekam perlombaan tersebut. Videonya pun viral, salah satunya diunggah akun Intagram @kamerapenjuru.
"Awww," teriak warga histeris melihat peristiwa tersebut, dikutip pada Sabtu (19/8/2023).
Kapolsek Nanga Taman, Ipda Insan Malau mengatakan, sebelumnya puluhan warga itu telah diimbau untuk tidak menonton perlombaan dari jembatan gantung. Namun tak diindahkan.
"Apalagi jembatan gantung tersebut memang sudah tidak mampu menahan beban berat. Sehingga jembatan tiba-tiba roboh saat warga sedang menonton lomba," ujarnya.
Puluhan orang jadi korban setelah jatuh dari ketinggian beberapa meter akibat jembatan gantung Mentukak putus. Ada pula warga yang tertimpa di bawahnya.
Baca Juga: Ngeri, Viral Jembatan Gantung di Lumajang Berguncang Hebat Diterjang Lahar Dingin Semeru
Tercatat ada 32 korban dengan kondisi luka-luka. Lima di antaranya mengalami patah tulang.
"Untuk korban jiwa tidak ada," kata Insan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026