Timnas Indonesia U-23 sore ini, Kamis (24/8) akan hadapi Thailand U-23 di babak semifinal Piala AFF U-23 2023. Anak asuh Shin Tae-yong itu akan melawan Thailand di Rayong Province Stadium.
Di atas kertas, harus diakui bahwa cukup sulit untuk Ramadhan Sananta dkk bisa mengalahkan anak asuh Ithsara Sritharo.
Tim Gajah Perang jadi tim yang begitu subur selama babak fase grup Piala AFF U-23 2023. Tergabung di grup A bersama Kamboja, Myanmar dan Brunei, Thailand mampu mencetak 8 gol.
Pertandingan nanti malam sebenarnya juga jadi pertaruhan karier Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia. Gagal ke final Piala AFF U-23 2023, masih layakkah pelatih asal Korsel itu dipertahankan?
Selama melatih Timnas Indonesia sejak Januari 2020, Shin Tae-yong belum mempersembahkan gelar bergengsi. Bisa dibilang prestasi Timnas Indonesia masih sama dengan pelatih era-era sebelumnya.
Kontrak Shin Tae-yong sendiri jika merujuk pada data Transfermarkt, akan berakhir pada 31 Desember 2023. Tiga tahun melatih tanpa gelar tentu saja jadi evaluasi tersendiri untuk PSSI mempertahankan Shin Tae-yong atau tidak.
Jika merujuk pada catatan statistik, Shin Tae-yong sebenarnya tidak buruk-buruk amat untuk persembahkan kemenangan untuk Timnas Indonesia.
Di kelompok senior, Shin Tae-yong telah menjalani 33 pertandingan. Timnas senior meraih 17 kali kemenangan 9 imbang dan 7 kali kalah, terakhir dari Argentina pada FIFA Matchday.
Dari 33 laga itu, Timnas Indonesia mencetak 70 gol dan 41 kali kebobolan. Kemenangan terbesar yang dicetak Timnas Indonesia saat dilatih Shin Tae-yong terjadi pada 14 Juni 2022.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-23 2023, Shin Tae-yong Ucap Hal Mengejutkan
Saat itu, Timnas Indonesia menang 7-0 atas Nepal. Sementara kekalahan terbesar terjadi pada 7 Juni 2021 saat dikalahkan 0-4 oleh Vietnam dan dari Thailand pada 29 Desember 2021 saat final Piala AFF.
Sementara di level tim U-23, Shin Tae-yong telah menjalani 10 pertandingan dengan raihan 5 kali menang dan 5 kali kalah. 19 gol dicetak tim U-23 dan kebobolan 15 gol selama diasuh oleh Shin Tae-yong.
Kemenangan terbesar diraih tim U-23 saat kalahkan Timor Leste 4-1 pada ajang SEA Games 2022. Sedangkan di level tim U-20, Shin Tae-yong persembahkan 6 kali kemenangan, 2 imbang dan 6 kali kalah.
Shin Tae-yong juga pernah latih tim u-19, catatannya 6 kali kemenangan, 5 kali imbang dan 7 kali kalah dari 18 pertandingan.
Berita Terkait
-
Marc Klok Bongkar Masalah Sepak Bola Indonesia, PSSI Mau Dengar Tidak?
-
Media Tetangga Ramai-ramai Prediksi Sore Ini Timnas Indonesia U-23 Bakal Dipecundangi Thailand
-
Bentrok di Semifinal Piala AFF U-23 2023, Siapa Pemain Timnas Indonesia U-23 yang Diwaspadai Pelatih Thailand?
-
Timnas Indonesia U-23 vs Thailand di Semifinal Piala AFF U-23 2023, Malaysia vs Vietnam
-
Indonesia vs Thailand: Taktik Shin Tae-yong Bocor Jelang Semifinal Piala AFF U-23 2023?
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
Terkini
-
Bupati Konawe Perintahkan ASN Pakai Motor ke Kantor, Ini Alasannya!
-
Anggota Gubernur Rudy Mas'ud Incar Triliunan Pajak Aset Raksasa Tambang
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi
-
Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas
-
Rafael Struick Masih Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia
-
Kader Gerindra Sewot, Rudy Mas'ud Senggol Prabowo dan Hashim: Penyesatan Etika Publik
-
Kunci Keberhasilan Persija Jakarta Bantai Persis, Dony Tri Pamungkas Jadi Pemain Terbaik
-
Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman
-
Hengky Kurniawan Incar Jalur Haji Lewat Korea Selatan, Lebih Cepat dan Kuota Banyak