Baru-baru ini beredar kabar yang mengklaim Sandiaga Salahudin Uno atau yang lebih akrab disapa Sandiaga Uno diusir PDIP lantaran ngebet menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ganjar Pranowo.
Klaim tersebut juga menyebut Sandiaga Uno kepedan karena merasa punya modal untuk nyalon Cawapres. tarmasuk dinarasikan juga netizen yang mempertanyakan kenapa Sandiaga Uno tidak mendukung Anies Baswedan.
Klaim Sandiaga Uno diusir PDIP lantaran ngebet menjadi cawapres Ganjar Pranowo tersebar melalui unggahan akun Twitter dengan nama @abu_waras.
“Sok Pede Karena Merasa Punya Modal Untuk Mencawapres, Sandiaga Uno Malah Diusir PDIP Karena Ngebet Ingin Jadi Cawapres Ganjar. Netizen: Kenapa Engga Dukung Anies Saja? Kan Bisa Jadi Menteri kayak LBP..” tulis akun Twitter tersebut sebagai keterangan cuitannya.
Lantas, benarkah klaim Sandiaga Uno diusir PDIP lantaran ngebet menjadi cawapres Ganjar Pranowo? selengkapnya akan terjawab melalui artikel ini.
Penjelasan Cek Fakta
Video berisi klaim Sandiaga Uno diusir PDIP lantaran ngebet menjadi cawapres Ganjar Pranowo pada pemilu 2024 mendatang tersebar melalui cuitan akun Twitter dengan nama @abu_waras.
Usai melakukan penelusuran terkait narasi unggahan tersebut, ternyata ditemukan sebuah fakta soal klaim dalam cuitan tersebut mengandung kekeliruan.
Dalam cuitan tersebut terlampir gambar yang berasal dari salah satu TV Nasional, dengan narasi yang menyebutkan PDIP persilahkan PPP hengkang dari koalisi jika kukuh mengusulkan Sandiaga Uno sebagai cawapres Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Bikin Publik Terheran-heran, Masuk Bogor Fest 2023 Harus Bayar: Ingat Nggak Gratis!
Karena itu, dipastikan PDIP tidak secara personal mengusir Sandiaga Uno seperti yang dituliskan dalam cuitan akun tersebut.
Kedua, terkait PPP akan hengkang dari koalisi bersama PDIP jika Sandiaga Uno tidak menjadi calon presiden mendampingi Ganjar, sampai hari ini masih menjadi isu.
Hingga kini belum ada penjelasan dari PPP terkait isu yang beredar ini. Melansir artikel Tribunnews, Sandiaga Uno menyebut sesuai arahan dari pimpinan PPP.
Sementara, hingga saat ini PPP masih istiqomah untuk berkonsolidasi secara internal dan berkoalisi dengan PDIP.
Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah, menegaskan soal penentuan bakal cawapres pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 akan dibahas bersama dan melihat dinamika politik mutakhir.
Kata Ahmad Basarah, kandidat bakal cawapres yang masuk radar PDIP sejauh ini di antaranya, Sandiaga Uno, Menko Polhukam Mahfud MD, putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa dan Menteri BUMN Erick Thohir.
Berita Terkait
-
Ganjar Pranowo Akhiri Hidup dengan Cara Mengenaskan, Anies Baswedan Turut Berduka, Benarkah?
-
Ganjar Pranowo Blusukan ke Pasar, Malah Dibanjiri Teriakan Anies Presiden, Benarkah?
-
Ganjar Pranowo Akui Suap KPK untuk Jegal Anies Baswedan Atas Perintah Jokowi, Benarkah?
-
Megawati Stres, Pecat dan Batalkan Ganjar Pranowo Jadi Capres PDIP, Benarkah?
-
Golkar-PAN Gabung KKIR Sinyal Jokowi Dukung Prabowo? Ini Kata Ganjar
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik
-
John Herdman Puji Habis-habisan Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Timnas Indonesia Bantai Saint Kitts and Nevis, John Herdman: Jangan Cepat Puas!
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Dakwaan Jaksa Soal Dugaan Gratifikasi dan TPPU Tak Terbukti, Eks Sekretaris MA Pilih Mubahalah