Belakangan ini beredar kabar yang mengklaim Ganjar Pranowo menangis bersujud akui dirinya suap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk jegal Anies Baswedan atas peritah Jokowi.
Klaim Ganjar Pranowo ngaku suap KPK untuk jegal Anies Baswedan atas perintah Jokowi beredar melalui video yang diunggah kanal youtube Rahasia Politik.
"TAKUT DIP3NJ4R4, GANJAR MENANGIS BERSUJUD AKUI DIRINYA SUAP KPK UNTUK JEGAL ANIES ATAS PERINTAH JKW?," tulis narasi unggahan video kanal Youtube tersebut.
Lantas, benarkah klaim Ganjar Pranowo ngaku suap KPK untuk jegal Anies Baswedan atas perintah Jokowi? selengkapnya akan terjawab melalui artikel ini.
Penjelasan Cek Fakta
Video berisi klaim Ganjar Pranowo ngaku suap KPK untuk jegal Anies Baswedan atas perintah Jokowi diunggah kanal youtube Rahasia Politik.
Sementara, pada thumbnail video tersebut juga dituliskan keterangan yang tak jauh berbeda dengan judul video unggahan kanal Youtube Rahasia Politik.
"MENGEJUTKAN..!!!
GANJAR MENANGIS DIHADAPAN ANIES?
TAKUL DIP3NJ4R4, GANJAR MENANGIS BERSUJUD AKUI DIRINYA SUAP KPK UNTUK JEGAL ANIES ATAS PERINTAH JKW!," tulis kaun Youtube tersebut.
Usai ditelusuri, thumbnail video yang menampilkan Ganjar Pranowo bersujud di hadapan Anies Baswedan merupakan hasil rekayasa.
Baca Juga: Disuap Anies Baswedan Rp2,3 Triliun untuk Tutupi Kasusnya, Dua Pegawai KPK Ditangkap, Benarkah?
Faktanya video tersebut hanya menampilkan beberapa cuplikan dari video berbeda yang digabung menjadi satu.
Narasi yang dibacakan dalam video tersebut identik dengan artikel tvonenews.com berjudul “Sindiran Menohok Anies Baswedan Minta Negara Tak Pengaruhi Pilpres 2024: Jangan Melecehkan Rakyat” yang tayang pada 8 Mei 2023.
Dengan demikian klaim video yang menyatakan Ganjar akui suap KPK untuk jegal Anies atas perintah Jokowi tidak benar dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Berdasarkan Penjelasan Cek Fakta di atas, klaim Ganjar Pranowo ngaku suap KPK untuk jegal Anies Baswedan atas perintah Jokowi diunggah kanal youtube Rahasia Politik adalah tidak benar.
Video tersebut berisi informasi yang menyesatkan, selain thumbnail merupakan hasil rekayasa, dalam video tersebut juga tidak ditemukan informasi kredibel terkait Ganjar yang mengakui dirinya suap KPK untuk jegal Anies atas perintah Jokowi.
Karenanya, dapat disimpulkan video tersebut berisi informasi tidak benar alias hoaks. Video tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
-
Disuap Anies Baswedan Rp2,3 Triliun untuk Tutupi Kasusnya, Dua Pegawai KPK Ditangkap, Benarkah?
-
Uang Haram Rp12 Miliar Berhasil Ditemukan, Benarkah Itu Mahar AHY untuk Anies Baswedan?
-
PKS dan Demokrat Tarik Dukungan, Nasib Anies Baswedan dan NasDem Hancur Lebur, Benarkah?
-
Usai Upacara HUT RI Lalu, Ratusan Petinggi Deklarasi Dukung Anies Baswedan, Benarkah?
-
Sakit Hati Karena Ucapan Hasto, Elite PPP Putar Haluan Deklarasi Dukung Anies Baswedan, Benarkah?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga