Peringatan hari lahir atau ultah Gus Dur kerap jadi perbincangan menarik di media sosial Twitter. Seperti yang pernah terjadi pada tahun 2017 silam.
Kala itu pada 7 September 2017, tagar #UltahGusDur menjadi trending topic.
Padahal pada bulan sebelumnya peringatan hari lahir Presiden ke-4 RI itu telah dirayakan.
Tepatnya pada 4 Agustus 2017. Kala itu, warganet ramai mengangkat tagar #HarlahGusDur.
Lantas mana yang benar? Kenapa ultah Gus Dur diperingati dua kali dalam setahun?
Melalui akun Twitter-nya, putri sulung Gus Dur, Alissa Wahid, memberikan jawaban atas kontroversi ultah Gus Dur.
"#UltahGusDur hari ini? Iya. 7 September, hari ulang tahun yang asli. 4 Agustus, hari ulang tahun yang legal," tulis Alissa Wahid pada 7 September 2017 silam.
Awal Kontroversi Ultah Gus Dur
KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur merupakan anak pertama dari enam bersaudara. Ayah Gus Dur bernama Wahid Hasyim (Menteri Agama tiga periode era Soekarno), dan ibunya Solichah.
Baca Juga: Disebut Kudeta Gus Dur, Muhaimin Iskandar Bela diri: Itu Masa Lalu
Gus Dur terlahir dengan nama Abdurrahman Addakhil. Addakhil berarti Sang Penakluk.
Kata Addakhil tidak cukup dikenal, hingga akhirnya diganti nama Wahid, menjadi Abdurrahman Wahid.
Kakek Gus Dur dari jalur ayah merupakan salah satu ulama besar di Indonesia dan juga pahlawan nasional, serta pendiri Nahdlatul Ulama, yakni Hadratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy'ari.
Dikutip dari nu.or.id, cerita dibalik ultah Gus Dur dirayakan dua kali berawal saat Gus Dur kecil mendaftarkan diri sebagai siswa di sekolah dasar di Jakarta.
Ketika itu, Gus Dur tidak tahu persis tanggal dan bulan berapa sebenarnya dia dilahirkan dalam kalender masehi.
Gus Dur yang terlahir di lingkup pesantren, hanya tahu tanggal dan bulan dia dilahirkan dalam kalender hijriah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Pedagang Daging Sapi Pasar Kosambi Bandung Kembali Berjualan Usai Mogok
-
Polisi Olah TKP Kasus Kekerasan Seksual di Rumah Bupati Konawe Selatan
-
Prabowo Tanya ke Bos Parpol Hingga Ormas, Kenapa Penduduk Miskin RI Bertambah?
-
Sidang Praperadilan Kasus Andrie Yunus Digelar, Kuasa Hukum Tuding Polda Metro Telantarkan Perkara
-
Andrie Yunus Rawat Jalan Sejak 16 April, Dokter RSCM: Bukan Tanda Sudah Pulih
-
Mayor, Sapi Jumbo Milik Peternak KBB yang Dibeli Prabowo untuk Kurban
-
Penerapan Hukum Makanan Tanpa Label di Era Modern ala Gus Nadir
-
Heboh Pernyataan Prabowo 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar', Strategi Tenangkan Warga atau Gaslighting?
-
Kawasan Kuliner Pakai DJ, Satpol PP Tegur Pedagang Cut Nyak Dien Pekanbaru
-
Fajar/Fikri Fokus Bangkit, Tak Mau Larut dari Hasil Buruk Piala Thomas 2026