/
Kamis, 07 September 2023 | 08:47 WIB
Petugas berupaya memadamkan KM Mutiara Berkah I terbakar di Pelabuhan Indah Kiat Merak, Kota Cilegon, Banten, Rabu (6/9/2023). [ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman]

Menurutnya, hingga saat ini Dinas Pemadam kebakaran Kota Cilegon belum memiliki peralatan khusus memadamkan api menggunakan air laut sehingga proses pemadaman api di kapal KM Mutiara Berkah I masih menggunakan mobil pemadam kebakaran yang hanya bisa menggunakan air tawar.

Tak hanya itu, Pedro juga menyebut tidak adanya hydrant di areal Pelabuhan Indah Kiat Merak, Kota Cilegon, Banten turut menyulitkan para petugas di lapangan untuk memadamkan api yang membakar kapal KM Mutiara Berkah I.

"Yang jelas di lokasi minim air, dan kondisi hydrant saya lihat di lapangan tidak berfungsi," ujarnya.

Sebagai informasi, kapal KM Mutiara Berkah I terbakar di Pelabuhan Indah Kiat, Kota Cilegon, Banten saat hendak bertolak menuju Pelabuhan Panjang Lampung pada Rabu (6/9/2023) siang.

Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 159 orang berhasil diselamatkan, namun sebanyak 5 orang harus dilarikan ke rumah sakit setempat akibat mengalami gangguan pernafasan.

Load More