Timnas Indonesia akan hadapi Turkmenistan di FIFA Match Day (FMD) pada Jumat 8 September 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.
Setelah di dua FMD sebelumnya, anak asuh Shin Tae-yong itu belum pernah menang, duel esok hari jadi misi meraih hasil maksimal.
Timnas Indonesia sebenarnya memiliki kans cukup besar untuk bisa meraih kemenangan dari Turkmenistan esok hari. 24 pemain yang dipanggil Shin Tae-yong memiliki skill dan kemampuan untuk bisa taklukan tim lawan.
Melihat dari perfomance terakhir Turkmenistan, sebenarnya ada celah yang bisa dimanfaatkan oleh Jordi Amat dkk. Turkmenistan di periode 2023 selalu tuai hasil negatif.
Di empat pertandingan terakhir, tim berjuluk The Karakum Warriors itu hanya mampu meraih satu kali imbang dan tiga kali kalah. Tak hanya itu, pemain Turkmenistan hanya mampu mencetak 1 gol saja dari 4 laga terakhir.
Terakhir, anak asuh Mergen Orazov itu ditekuk negeri tetangga Indonesia, Malaysia dengan skor 1-0. Selanjutnya saat mengikuti ajang CAFA Nations Cup, Turkmenistan mengalami dua kali kalah dan 1 kali imbang saat melawan Tajikistan.
Kecepatan Pemain Turkmenistan
Salah satu kekuatan dari Turkmenistan seperti yang terlihat di laga melawan Malaysia ialah kecepatan para pemain mereka. Di menit awal pertandingan, pemain Turkmenistan akan berinisiatif menekan lini belakang lawan.
Skemanya, bola akan terlebih dahulu dikuasai oleh dua gelandang sentral Turkmenistan, Didar Durdyyev dan Resul Hojayew. Mobilitas dua pemain ini bisa jadi ancaman bagi lini belakang.
Bola selanjutnya akan disodorkan ke sisi sayap kiri, di sana ada winger Altymyrat Annadurdiye yang juga memiliki kecepatan apik. Di sisi kanan, winger Elman Tagayev akan bahu membahu dengan Abdy Basimov untuk bongkar pertahan lawan.
Sayangnya, meski memiliki kecepatan, Turkmenistan tidak memiliki goal getter mumpuni. Bomber mereka Ruslan Mingazov bukan mesin gol. Terbukti dari 8 laga ia hanya mampu mencetak 1 gol.
Berkaca dari pertandingan melawan Malaysia, Turkmenistan memiliki celah di sisi sayap. Terus mengandalkan skema serangan sayap, dua pemain mereka di sektor sayap kerap tertinggal saat terjadi skema serangan balik.
Gol Malaysia ke gawang Turkmenistan tercipta melalui proses itu. Ketidakmampuan sektor sayap Turkmenistan menutup pergerakan Akhyar Rashid membuat gawang mereka dibobol di menit ke-28.
Tak hanya saat melawan Malaysia, lemahnya sisi sayap Turkmenistan tergambar kala mereka ditekuk Oman dua gol tanpa balas di ajang CAFA Nations Cup.
Gol pertama Oman dicetak lewat pergerakan dari sektor sayap kanan pertahanan Turkmenistan. Terjadi skrimit pertahanan hingga akhirnya pemain Oman Abdulrahman Al Mushaifri cetak gol d menit ke-42.
Tag
Berita Terkait
-
Laga Lawan Taiwan Belum Mulai, Elkan Baggott Ternyata Sudah Incar 1 Pemain Turkmenistan
-
4 Faktor Pendukung Emil Audero Susul Jay Idzes Bela Timnas Indonesia
-
Sependapat dengan Shin Tae-yong, Rafael Struick Ungkap Misi di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024
-
Prediksi Line Up Timnas Indonesia U-23 vs Taiwan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024, Rafael Struick Starter
-
Rafael Struick Keluhkan Kondisi Kakinya, Bakal Absen Bela Timnas Indonesia U-23?
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Dukun yang Kutuk Harry Kane Kini Ramal Argentina Bakal Ditekuk Tanjung Verde
-
Dramatis! Gabriel Martinelli Hentikan Langkah Jepang, Brasil Menang 2-1
-
Bukan Sekadar Tempat Sampah! Rahasia Kantong Biru Suporter Jepang yang Bikin Stadion Spektakuler
-
Tangis Son Heung-min Pecah Usai Korea Selatan Gagal Total di Piala Dunia 2026
-
Catatan Kriminal Kaishu Sano Perobek Gawang Brasil: Pelaku Penyerangan Seksual
-
Kanada Bukan Sekadar Tuan Rumah! Jesse Marsch Sebut Anak Asuhnya Pahlawan Negara
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Kilas Balik: Dulu Jepang Dibantai Tan Liong Houw Dkk Kini Hajar Brasil
-
Jepang Kejutkan Brasil! Gol Indah Kaishu Sano Bawa Samurai Biru Unggul