Bus Persib hari ini 4 tahun lalu, 14 September 2019 dilempari batu saat bertanding melawan Tira Persikabo pada putara kedua Liga 1 2019 di Stadion Pakansari, Bogor.
Liga 1 2019 yang saat itu dikenal sebagai Shopee Liga 1 bergulir sejak 15 Mei hingga 22 Desember 2019. Sebenyak 18 tim bertanding dengan hasilkan Bali United menjadi kampium.
Persib kala itu dilatih Robert Alberts yang menggantikan posisi Miljan Radovi. Roberts ditunjuk jadi pelatih Maung Bandung pada 3 Mei 2019.
Di musim itu, Persib memiliki 4 pemain asing, mereka adalah Ezechiel N'Douassel, Kevin van Kippersluis, Omid Nazari dan Nick Kuipers.
Nama terakhir jadi penyelamat Persib pada putaran kedua saat mereka lakoni lada tandang ke markas Tira-Persikabo di Pakansari.
Laga Persib vs Tira Persikabo berlangsung di Stadion Pakansari pada 14 September 2019. Persib datang ke Pakansari cukup percaya diri bekal kemenangan 1-0 atas PSS Sleman di pekan sebelumnya.
Sementara tuan rumah pada pekan sebelumnya harus puas bermain imbang 2-2 melawan Borneo FC pada 1 September 2019.
Pelatih Persib Robert Alberts berharap anak asuhnya bisa menjaga tren positif setelah menang atas PSS pada 30 Agustus 2019. Mengusung misi menang, Robert membawa seluruh pemain terbaiknya ke Pakansari.
Namun Persib pada laga itu harus tertinggal lebih dulu lewat gol dari Osas Marvelous Ikpefua lewat titik penalti pada menit 16.
Baca Juga: Laga Klasik: Persib Gilas PS TNI, Cikal Bakal Klub Persikabo 1973, Sergio van Dijk Cetak Gol Indah
Wasit saat itu tunjuk titik putih setelah bek Persib Achmad Jufriyanto melakukan handball. Persib mampu menyamakan kedudukan lewat sundulan pemain Belanda, Nick Kuipers sesaat sebelum turun minum.
Hasil imbang 1-1 ini bertahan hingga akhir babak kedua. Tambahan satu poin ini membuat Maung Bandung kala itu berada di peringkat 10 klasemen Liga 1 2019 sementara dengan nilai 20. Sedangkan PS Tira Persikabo di peringkat 2 dengan nilai 34.
Bus Pemain Persib Dilempari Batu
Ada satu insiden yang terjadi usaia laga Tira Persikabo vs Persib di Pakansari pada 14 September 2019 yang berakhir imbang. Bus pemain Persib dilempari batu orang tak dikenal.
Setelah meninggalkan Stadion Pakansari dan bus sedang menuju ke tol Sentul, sekelompok orang tak dikenal melempari bus Persib dengan batu.
Akibat insiden itu, kaca depan bus Persib pecah. Tak hanya itu, akibat teror ini dua pemain Persib yaitu Febri Hariyadi dan Omid Nazari juga mengalami luka yang cukup serius.
Berita Terkait
-
Persik Kediri Dipastikan Tanpa Anderson do Nascimento Saat Menjamu Persija Jakarta
-
Laga Klasik: Persib Gilas PS TNI, Cikal Bakal Klub Persikabo 1973, Sergio van Dijk Cetak Gol Indah
-
Derbi Pasundan, Pelatih Persib Bandung Kantongi Kelemahan Persikabo 1973
-
Jadwal Pekan ke-12 BRI Liga 1 2023-2024: Bali United vs RANS Nusantara FC
-
Jelang Hadapi Rans Nusantara FC, Bali United Fokus Perbaiki 3 Materi Latihan
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Anne Avantie Berkolaborasi dengan BRI Hadirkan D'Kambodja Heritage Dapur Ndeso
-
Desa Tompobulu Melaju sebagai Desa BRILiaN Berkat Inovasi, UMKM, dan Dukungan Digitalisasi
-
Cerita dari Desa Majona
-
Jalan-jalan ke Semarang, Jangan Lupa Mampir ke D'Kambodja Heritage Dapur Ndeso by Anne Avantie
-
Sinergi Digitalisasi dan Kearifan Lokal, Desa Tompobulu Tumbuh sebagai Desa Ekonomi Berkelanjutan
-
Wisata Kuliner D'Kambodja Heritage by Anne Avantie di Semarang Manjakan Lidah Pengunjung
-
Desa BRILiaN Tompobulu Jadi Contoh Sukses Pengembangan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal dan Teknologi
-
D'Kambodja Heritage by Anne Avantie Sukses Bersama BRI
-
Transformasi Desa Tompobulu, Kolaborasi Potensi Lokal dan Digitalisasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi
-
Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI