Bupati Bogor Iwan Setiawan berharap kepada Muhamad Syamsul Rifai pemain Persikabo 1973, bisa lolos pada pemusatan latihan (TC) di Jerman, untuk memperkuat Piala Dunia U-17 2023 mendatang.
Untuk diketahui, Muhamad Syamsul Rifai merupakan remaja asal Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang dipanggil Bima Sakti untuk ikut TC di Jerman.
"Hari ini saya kedatangan salah satu putra terbaik kebanggaan kita, Muhamad Syamsul Rifai yang akan menjalani pemusatan latihan (TC) di Jerman untuk persiapan menghadapi Piala Dunia U-17 2023 nanti," katanya kepada wartawan baru-baru ini.
Menurutnya, Muhamad Syamsul Rifai merupakan atlet binaan murni PPOM Kabupaten Bogor.
"Kita doakan atlet asal Gunung Putri ini sukses berlaga bersama skuad Garuda Muda dan bisa memotivasi munculnya atlet lain berprestasi. Kita ingin pembinaan atlet di Kabupaten Bogor berjalan baik karena Bogor memiliki banyak bibit unggul. Pokoknya harus lolos di TC Jerman, ini aset Kabupaten Bogor," harapnya.
Sekedar informasi, Timnas Indonesia U-17 saat ini tengah melakukan pemusatan latihan (TC) di Jerman untuk persiapan menghadapi Piala Dunia U-17 2023.
Salah satu pemain yang ikut TC di Jerman yakni remaja asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dia adalah Muhamad Syamsul Rifai, salah satu putra terbaik Bumi Tegar Beriman yang tengah menjalani TC di Jerman.
Untuk diketahui, Muhamad Syamsul Rifai merupakan warga asli Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Baca Juga: Mengenal Sosok Muhamad Syamsul Rifai, Remaja Asal Bogor Gabung TC di Jerman Untuk Piala Dunia U-17
Muhamad Syamsul Rifai merupakan pemain Persikabo 1973 senior yang dipanggil Bima Sakti untuk memperkuat Timnas Indonesia U-17 di Piala U-17 2023 mendatang.
Untuk diketahui, Garuda Muda tergabung dalam Grup A Piala Dunia U-17 bersama tiga negara lain. Pasukan Bima Sakti selanjutnya bakal dipaksa melakoni persaingan kontra Ekuador, Panama, serta Maroko.
Bima Sakti selaku juru taktik telah menggelar seleksi di 12 kota untuk mengumpulan sosok-sosok potensial. Timnas Indonesia U-17 juga bakal diboyong ke Jerman gana menjalani persiapan TC selama 5 minggu, terhitung sejak 17 September 2023.
Tag
Berita Terkait
-
Mengenal Sosok Muhamad Syamsul Rifai, Remaja Asal Bogor Gabung TC di Jerman Untuk Piala Dunia U-17
-
Stadion Manahan Jadi Venue Final Piala Dunia U-17 2023, Warganet Gaduh Soal JIS
-
Sport Tourism Piala Dunia U-17 2023: Habis Nonton Timnas Indonesia, Ini 5 Tempat Asyik Dekat Stadion GBT
-
Sport Tourism Piala Dunia U-17 2023: Ini 10 Spot Wisata Dekat Stadion Si Jalak Harupat
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Profil Amanda Lucson Finalis Puteri Indonesia 2026, Benarkah Usianya Terlalu Muda?
-
Momen Mahalini Latihan Bersama Band Pengiringnya Jelang Konser KOMA 14 Februari 2026
-
Diperiksa sampai Malam, Pandji Pragiwaksono: Saya Tidak Merasa Menista Agama
-
New Toyota GR Corolla Meluncur di IIMS 2026, Torsi Lebih Ganas dan Transmisi Matik
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat