Jelang SEA Games 2021 lalu, pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengambil keputusan tegas. Ia mendepak salah satu winger berbakat asal Papua, Ramai Rumakiek.
Saat itu, Ramai Rumakiek disebut menolak panggil tim Merah Putih. Padahal pemain Persipura itu masuk dalam daftar pemain yang masuk pemusatan latihan Timnas U-23 di Korsel.
Mendekati keberangkatan Timnas Indonesia U-23 untuk TC ke Korsel pada 2022, Ramai tak juga tunjukkan batang hidungnya hingga akhir coach Shin mencoretnya dari daftar skuat Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2021.
"Rumakiek tidak bisa main di SEA Games. Kami sudah melayangkan surat pemanggilan, dia tidak respons sama sekali, jadi saya harus berikan sanksi kepada Rumakiek," ujar Shin Tae-yong dikutip dari situs resmi PSSI pada 2022.
Keputusan ini sempat jadi kontroversi saat itu, pasalnya Ramai bukan menolak membela Timnas Indonesia. Ia tak memenuhi panggilan disebabkan alami cedera usai membela Persipura di Liga 1.
Hal ini juga dikonfirmasi oleh kepala medis PSSI, Dokter Syarif Alwie. Hal sama juga diungkap oleh asisten timnas Indonesia U-23, Nova Arianto yang menyebutkan Ramai cedera dan sakit hingga tak bisa datang ke Jakarta.
Indra Sjafri Bawa Comeback Ramai Rumakiek
Sejatinya sebelum mendapat hukuman, Ramai Rumakiek merupakan pemain andalan Shin Tae-yong. Buktinya dari 3 gol untuk Timnas Indonesia dicetaknya saat dimainkan oleh Shin Tae-yong.
Dua tahun setelah tersisih dari Timnas Indonesia, Ramai Rumakiek kemarin malam, Selasa (19/9) sukses mencetak satu dari gol kemenangan tim Merah Putih atas Kirgistan.
Baca Juga: Gol Ramai Rumakiek dan Hugo Samir Bawa Timnas Indonesia U-24 Unggul Atas Kirgistan
Pada menit ke-58, berawal dari permainan satu dua, Rumakiek akselerasi melewati tiga pemain Kirgistan dan diakhiri dengan sepakan roket tanpa bisa dibendung kiper Kirgistan.
Ramai Rumakiek mengakhiri puasa golnya untuk Timnas Indonesia. Ia terakhir mencetak gol untuk Timnas Indonesia 21 bulan lalu tepatnya pada laga melawan Timor Leste pada 30 Januari 2022.
"Terima kasih pada semua Pemain yang telah bekerja keras di pertandingan ini, begitu juga staf pelatih, dan official tim yang juga bekerja keras menyiapkan segala hal buat tim ini bisa tampil maksimal," kata Indra Sjafri usai pertandingan.
"Terima kasih buat semua klub dan semua pelatih klub yang telah memberikan pemainnya buat Timnas Asian Games, dan telah melatih dan membantu Timnas dalam meningkatkan kualitas kemampuan pemain muda Indonesia," tambahnya.
Berita Terkait
-
Bukan Pencetak Gol, Pelatih Kirgistan Malah Puji 2 Pemain Timnas Indonesia U-24 Ini
-
3 Fakta Kemenangan Timnas Indonesia U-24 atas Kirgistan: Aksi Pemain Terbuang
-
Indra Sjafri Puji Tinggi Asian Games 2022 Hangzhou: Edisi Terbaik yang Pernah Kami Ikuti
-
Momen Gol Cantik Ramai Rumakiek di Asian Games 2022, Kecoh 2 Pemain Kirgistan
-
Rumor Ramadhan Sananta Gabung Manchester United, Bagaimana Syarat Pemain Timnas Main di Premier League?
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
IHSG Lanjutkan Tren Positif di Awal Perdagangan, RANS Masih Diburu
-
Siap-siap BBM Naik Lagi, Harga Minyak Dunia Telah Melonjak 4 Hari
-
Mensos Gus Ipul: Setiap Siswa Sekolah Rakyat Berharga
-
Gus Ipul Buka MPLS Perdana Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Bom MAN 3 Padang: Bagaimana Bullying Bertahun-tahun dan Internet Ubah Pelajar Jadi Perakit Bom?
-
The Odyssey: Hadir dengan Tema Kesetiaan dan Perjalanan Heroik yang Epik!
-
Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air
-
Kemlu Iran: Tidak Ada Negosiasi Damai dengan Amerika!
-
Masa Depan Bandara Kertajati di Tangan AHY
-
LG Perkuat Pembelajaran Berbasis Teknologi di SMK, Kelas Multimedia Berstandar Industri Hadir