/
Jum'at, 29 September 2023 | 22:04 WIB
, Jacksen F. Tiago, (kanan) di Stadion Manahan Solo, Senin (20/6/2022).. [ANTARA/Bambang Dwi Marwoto].

Pemain Timnas Indonesia-24, Hugo Samir belakangan menjadi sorotan paska prilaku emosionalnya kepada pemain Uzbekistan tak lama sesaat setelah menggantikan Egy Maulana Vikri.

Dalam laga tersebut Hugo Samir bahkan diberi kartu merah hingga ia mesti keluar lapangan. Karena itu, Timnas Indonesia U-24 pun harus bermain dengan 10 pemain pada laga Timnas Indonesia U-24 vs Uzbekistan di babak 16 besar Asian Games 2022 pada Kamis (28/9/2023) kemarin.

Hugo Samir kemudian mendapat serangan berbau rasisme dari sebagian netizen di Indonesia. Ayah Hugo Samir, Jacksen F. Tiago kemudian turut mengambil sikap.

Melalui Instagram Story miliknya, mantan Pelatih Timnas Indonesia, Jacksen F. Tiago memastikan tak akan membawa permasalahan tersebut ke jalur hukum.

“Racism yang kita hadapi. Banyak yang sarankan saya untuk membawa masalah rasisme ini ke jalur hukum. Tapi saya tidak sependapat dengan hal itu," tulis Jacksen F. Tiago.

Ia tak permasalahan tersebut berujung pada permintaan maaf saja dan menurutnya permintaan maaf saja tidak cukup.

"Karena kalau saya bawa ke hukum pasti orang tersebut (racist) akan meminta maaf, seperti yang lain. Seolahnya itu saja cukup dan ia akan menjadi tenar sementara waktu," katanya. 

Jacksen F. Tiago bahkan menyebut orang-orang yang melakukan rasisme kepada anaknya Hugo Samir merupakan manusia gagal.

"Itulah yang diharapkan oleh manusia manusia gagal dalam hidupnya. Saya akan biarkan dia tetap berada di lubang kegelapan hidupnya dengan hantu hantu yang membebani dia selama ini," urainya di intagram Story.

Baca Juga: Terungkap! Panggilan Tak Biasa Selebgram Cantika Putri untuk Sang Kekasih Hugo Samir

Selain itu, ia menilai kasus rasisme yang menimpa Hugo Samir bisa menjadi pembelajaran ke depannya. Ia menyinggung soal dampak baik dan buruk dari sebuah perbuatan.

"Sekalian Hugo juga bisa belajar dan sadar bahwa semua perbuatannya akan berdampak baik atau buruk terhadap orang yang dia cintai. Kadang itu cara yang tuhan berikan pada kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Jacksen F. Tiago pun yakin ke depannya Hugo Samir akan jauh lebih baik dan jika tidak ia akan menjadi bulan-bulanan netizen terus menerus. 

"Lewat penderitaan orang tercinta. Kalau Hugo rasakan sakitnya keluarganya saat ini, dia akan menjadi lebih baik, tetapi kalau tidak, dia akan tetap menjadi bulan-bulanan “keyboard warriors” terus terusan," ujar Papi Jacko, panggilan akrab Jacksen Tiago dalam instastorynya. 

Load More