Nama Pratama Arhan belakangan menjadi sorotan publik usai disebut miskin oleh salah satu teman dari mantannya, Marshella Aprilia.
Momen Pratama Arhan selaku pemain Timnas Indonesia itu diejek miskin oleh temen-teman Marshella Aprilia terjadi dalam sebuah siaran langsung live media sosial.
Teman Marshella dalam live tersebut bernama Valdi menyebut Pratama Arhan itu bukan siapa-siapa dan melabelinya miskin.
“Arhan nih siapa? Yang miskin itu ya?,” kata Valdi dalam sebuah Live bersama teman-teman serta Marshella di media sosial.
Ucapan itu sontak menjadi sorotan publik. Valdi yang diduga menyindir Arhan lantaran membela Marsehella yang ditinggal nikah oleh pemain Tokyo Verdy itu.
Ucapan Valdy itu pun membuat sejumlah netizen geram hingga membuat Marshella membuat permintaan maaf terbuka atas pernyataan temannya di media sosial Instagram.
“Maafkan aku dan temanku yang satu ini @valdighifari ya guys karena responnya yang kurang bijaksana terhadap like dan dislike yang ada, dan beliau menyinggung pihak lain," tulis permintaan maaf Marshella melalui fitur Instagram Story di akunnya.
Lantaran ucapan Valdy menjadi bola liar, banyak netizen yang ingin mengetahui harta dan sumber kekayaan Pratama Arhan. Lantas berapa kekayaan dan dari mana saja sumber penghasilannya?
1. Gaji di Tokyo Verdy
Sumber kekayaan Pratama Arhan yang pertama berasal dari penghasilannya sebagai pesepak bola selama membela tim Jepang, Tokyo Verdy.
Diketahui, Arhan mendapat bayaran Rp500-600 juta per tahunnya. Jika dibedah, ia mendapat bayaran per minggu mencapai Rp10 juta atau sekitar Rp41 juta per bulannya.
2. Uang Saku dan Bonus di Timnas Indonesia
Sebagai penggawa Timnas Indonesia, Pratama Arhan juga mendapatkan uang saku selama membela tim Merah Putih di kancah internasional.
Tak hanya uang saku, ia juga mendapat bonus jika membela Timnas Indonesia berprestasi, seperti saat meraih medali emas SEA Games 2022 lalu.
3. Brand Ambassador
Tag
Berita Terkait
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Bakal Salip 4 Negara Ini Jika Kalahkan Brunei Darussalam Dua Kali
-
Bukan Sembarangan, Shin Tae-yong Punya Syarat Tersendiri untuk Naturaliasasi Pemain Jadi WNI
-
Shin Tae-yong Acuhkan Ezra Walian, Ini 25 Pemain yang Dipanggil Jelang Timnas Indonesia Lawan Brunei
-
Ketika Asnawi Mangkualam Bela Pratama Arhan, Disebut Miskin Sama Marshella Aprilia: Dulu Dibiayai Cuaks
-
Diduga Singgung Pratama Arhan Miskin, Marshella Aprilia Dihujat Netizen: Pantas Ditinggal Nikah
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
David Alaba: Timnas Spanyol Terlalu Kuat!
-
4 Fakta Menarik Spanyol vs Austria, La Furia Roja Mulus ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026 Diatur? Ada Dugaan FIFA Kunci Argentina sebagai Juara
-
Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Invasi Suporter Argentina di Miami! Tiket Selangit dan Ancaman Keamanan Bayangi Laga 32 Besar
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Mikel Oyarzabal Jadi Pembeda! Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
-
Oliver Kahn Murka! Tuding Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut