Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong ternyata tidak sembarangan dalam menentukan pemain keturunan atau pemain naturalisasi yang bakal membela skuad Garuda.
Shin Tae-yong ternyata mempunyai tiga syarat khusus untuk para pemain yang akan diboyongnya memperkuat Timnas Indonesia sebagai pemain naturalisasi.
Seperti diketahui, Shin Tae-yong merupakan pelatih Timnas Indonesia yang cukup banyak menaturaliasasi para pemain keturunan grede A untuk membela skuadnya.
Bahkan ada juga sejumlah pemain keturunan yang mengajukan dirinya sendiri untuk membela Timnas Indonesia. Beberapa di antaranya, Sandy Walsh, Jordi Amat, hingga Shayne Pattynama.
Kini cukup banyak pemain keturunan yang sukses dibujuk juru taktik asal Korea Selatan itu untuk membela Timnas Indonesia.
Shin Tae-yong bisa dikatakan sebagai pelatih yang intens mencari pemain keturunan untuk dinaturalisasi.
Sederet nama seperti, Rafael Struick dan Ivar Jenner menjadi bukti pendekatan yang dilakukan Shin Tae-yong hingga keduanya mau dinaturalisasi di usia yang masih belia.
Dengan maraknya pemian yang dinaturalisasi, kini bahkan pemain keturunan di luar negeri lainnya malah bersedia membela Timnas Indonesia.
Misalnya, seperti Jay Idzes yang telah bertemu Erick Thohir, ada pula beberapa pelain keturunan yang terang-terangan ingin membela Timnas Indonesia di media sosialnya.
Meski demikian, Shin Tae-yong punya standar tinggi bagi para pemain keturunan yang ingin bermain di bawah asuhannya alias membela Timnas Indonesia.
Baca Juga: Shin Tae-yong Acuhkan Ezra Walian, Ini 25 Pemain yang Dipanggil Jelang Timnas Indonesia Lawan Brunei
Shin Tae-yong ternyata mempunyai tiga syarat agar pera pemain keturunan tersebut bisa dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia. Ketiga syarat Shin Tae-yong itu yakni,
Melansir dari bolatimes.com, juru taktik asal Korea Selatan itu punya tiga syarat khusus agar pemain bisa dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia di bawah asuhannya.
Ketiga syarat itu yakni, pemain yang dinaturalisasi harus berdarah Indonesia, memiliki teknik yang apik, dan juga bertanggung jawab.
“Untuk dinaturalisasi, pemain itu mesti berdarah Indonesia, memiliki teknik yang bagus, dan bertanggung jawab sebagai pemain tim nasional,” tutur Shin Tae-yong pada tahun 2022 lalu.
Syarat pertama yang dipilih Shin Tae-yong yakni berdarah Indonesia, ia tampaknya fokus menaturalisasi pemain keturunan saja meski adanya aturan pemain bisa dinaturalisasi jika tinggal minimal 5 tahun di negara tersebut.
Karenanya, tak heran jika Shin Tae-yong jarang memanggil pemain naturalisasi non keturunan atau yang dinaturalisasi karena tinggal lama di Indonesia.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Acuhkan Ezra Walian, Ini 25 Pemain yang Dipanggil Jelang Timnas Indonesia Lawan Brunei
-
Kabar Buruk! Diincar Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia, Ryan Flamingo Bakal Masuk Skuat Belanda untuk Euro U-19
-
Ada Ryan Flamingo, Shin Tae-yong Masih Intip Tiga Pemain Keturunan Indonesia
-
Kenapa Andritany Tak Dilirik Shin Tae-yong? Begini Sudut Pandang Eks Kiper Timnas Markus Horison
-
Daniel Klein Eks Kiper Tim U-19 Jerman Berbandrol Rp21,3 Miliar Layak Dilirik Shin Tae-yong, Ibunya Orang Bali
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Jadwal Imsak dan Subuh Hari Ini 3 Maret 2026 untuk Jakarta, Jogja, hingga Jawa Timur
-
3.243 Kasus Kriminal Terungkap dalam Operasi Pekat Musi 2026, Apa yang Terjadi di Sumsel?
-
Rapor Merah Setahun Untuk Kepemimpinan Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya
-
Jadwal Imsak Jakarta 3 Maret 2026: Catat Jam Sahur Sebelum Terlambat, Lengkap dengan Doa
-
Imbas Serangan AS-Israel ke Iran, Kontingen Anggar Arab Saudi dan Qatar Tak Bisa Pulang dari Jakarta
-
Catat! Jadwal Imsak dan Waktu Puasa Bandar Lampung Selasa, 3 Maret 2026
-
Warga Palembang Wajib Tahu! Jadwal Imsak 3 Maret 2026 dan Waktu Maghribnya
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemkab Cianjur Berjuang Pulangkan Ratusan Buruh Migran
-
45 Tahun PTBA: Dari Jantung Tanjung Enim, Transformasi Energi dan Sinergi untuk Negeri Terus Menguat