Salah satu media Australia The Sydney Morning Herald membuka wacana Negeri Kangguru itu menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 menggandeng sejumlah negara di kawasan ASEAN, minus Indonesia.
Ulasan dari media Australia itu bukan rilis terbaru, melainkan pemberitaan yang tayang di kanal tersebut pada 12 Agustus 2023. "How Singapore and Malaysia could help bring a men’s FIFA World Cup to Australia," tulis judul pemberitaan media Australia tersebut.
Dalam ulasannya, si penulis Vince Rugari memang menyebutkan bahwa Australia berkeinginan untuk bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 dengan menggandeng negara ASEAN, Singapura dan Malaysia.
Indonesia dikesampingkan karena dianggap terlalu beresiko jika diajak kerjasama pasca pecah tragedi Kanjuruhan serta batalnya perhelatan Piala Dunia U-20 2023 yang dipindahkan ke Argentina.
Ulasan dari media Australia tertanggal 12 Agustus 2023 itu kemudian diunggah ulang oleh media Malaysia, Vocket FC yang tayang pada 7 Oktober 2023.
Vocket FC dalam ulasan pemberitaannya mengambil rujukan media Australia tersebut pasca FIFA disebut lebih menyetujui Arab Saudi menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.
"Bagaimanapun, sebuah portal akhbar dari Australia, The Sydney Morning Herald berpendapat Malaysia layak jadi tuan rumah Piala Dunia 2034 bersama Singapura serta negara tersebut," tulis Vocket FC.
"Namun begitu, penulis portal akhbar tersebut menyifatkan kerjasama dengan Indonesia sangat berisiko berdasarkan insiden rusuhan besar-besaran di Stadium Kanjuruhan sehingga menyebabkan kematian lebih 100 orang pada tahun lepas," lanjut ulasan media Malaysia tersebut.
"Malah, pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia bawah 20 tahun akibat campur tangan politik turut menyumbang kepada risiko tersebut,"
Sementara itu The Sydney Morning Herald dalam ulasan terbarunya soal tuan rumah Piala Dunia 2034 mengulas soal Arab Saudi yang dirumorkan lebih berpeluang jadi tuan rumah.
"Upaya Australia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2035 tampaknya akan gagal setelah konfederasi Asia memberikan dukungan kepada Arab Saudi,"
Berita Terkait
-
Profil dan Biodata Dato Sri Tahir, Orang Terkaya Punya Rp 68,8 T Suapi Ibu Minta Izin Bangun Rumah Sakit di IKN
-
Tanpa Jordi Amat, Masih Kokohkah Lini Pertahanan Timnas Indonesia?
-
5 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Obok-obok Gawang Brunei Darussalam
-
Respons Bijak Asisten Shin Tae-yong usai Dapat Kritikan dalam Pemilihan Pemain Timnas Indonesia, Jawabannya Berkelas
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepatu Gunung Lokal Terbaik 2026 dan Harganya
-
6 Fakta Miris Kapasitas TPA Sarimukti yang Habis di 2026
-
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
-
Intip Harta Kekayaan Dadan Hindayana yang Capai Rp9 Miliar
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam
-
Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan