Warga di Ujunggenteng, Sukabumi, Jawa Barat digegerkan dengan informasi salah satu warganya dengan inisial S (41) melahirkan seorang bayi tanpa diketahui bahwa ia sedang hamil.
S sendiri merupakan warga Kampung Citarate, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi dan telah memiliki suami. Pada Jumat (6/10) ia melahirkan bayi perempuan dengan berat 3,5 kilogram.
Terkait informasi bahwa S disebut melahirkan bayi tanpa hamil ini kemudian dibenarkan oleh tokoh masyarakat setempat, Endang Sudrajat. Menurut Endang, S selama ini tidak menunjukkan tanda-tanda seorang ibu hamil seperti perutnya membesar.
"Dia terlihat biasa biasa saja, bahkan sering nonton bola," ucapnya kepada sukabumiupdate.com--jaringan Suara.com, Minggu (8/10).
Endang merupakan tetangga terdekat dari S. Saat kejadian akan melahirkan bayi, S menurut Endang merasakan penyakit lambungnya sakit dan berusaha menghubungi mantri terdekat.
Saat sedang menunggu mantri datang, S sempat diperiksa oleh tukang urut, Mak Ocih, lalu dipegang perutnya. Saat itu belum terdeteksi bahwa ada bayi didalam perut, Cuman saat itu (S) mengeluhkan bahwa selain sakit, juga merasakan panas hingga kebokong.
"Setelah itu baru memanggil paraji (bidan tradisional) dan ibu bidan, tidak lama sekitar proses 2 jam lahir bayi perempuan sekitar pukul 15.00 WIB," jelasnya.
Sementara itu, salah satu bidan membenarkan informasi bahwa S disebut melahirkan anak tanpa hamil. Hal ini karena pihaknya tak memiliki catatan bahwa warga di sana sedang ada yang hamil.
"Saya sama satu bidan lainya kaget, karena di Kampung Citarate tidak ada bulannya (dalam data bidan) ibu yang mau melahirkan. Memang awalnya ibu tersebut sakit perut," ucap salah satu bidan.
Lantas benarkah S melahirkan anak tanpa hamil terlebih dahulu?
Dikutip dari sejumlah literasi, wanita yang hamil tanpa berutnya membesar dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Faktanya, memang seorang wanita yang hamil, perutnya akan membesar.
Namun, tak jarang juga ibu hamil mengalami ukuran perut kecil dibandingkan pada umumnya. Dilansir dari Bellybelly, semua ibu hamil mengalami berbagai bentuk dan ukuran yang berbeda-beda.
Sehingga, tidak ada patokan seorang wanita yang tengah hamil perutnya akan membesar. Perut ibu hamil memang berbeda-beda.
Ada yang perutnya tampak besar, kecil, bulat, melebar, serta ada pula yang perutnya terlihat tampak tinggi atau rendah.
Bentuk dan ukuran perut ibu hamil dipengaruhi beberapa faktor seperti tinggi badan, keturunan, proses kehamilan pertama, pengaruh air ketuban, posisi janin, hingga kekuatan Otot Perut.
Selain itu, organ perut menyesuikan juga bisa mempengaruhi besar atau tidaknya perut membesar dialami wanita saat hamil. Selain itu, penyebab perut kecil saat hamil selanjutnya adalah kehamilan lebih dari dua kali.
Kehamilan lebih dari dua kali menyebabkan otot perut dan rahim menjadi elastis.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Berujung Keributan di Bundaran Senayan, Mobil Sport Ferrari Merah Seruduk Taksi dan Pemotor hingga Ringsek
-
Tak Mau Bayar, Pengendara Mobil di Madiun Nekat Kabur Usai Isi BBM di SPBU hingga Bikin Mesin Roboh
-
Pria Bogor Lapor Polisi Gegara Istrinya Hilang Usai Beli Bakso, Emas Dibawa Pergi
-
Viral Pesan Terakhir Dini Sebelum Tewas Dianiaya Anak Anggota DPR, Warganet: Kayak Udah Punya Firasat
-
Di Balik Cerita Aksi Bersih-bersih Pantai Pandawara Group Ditolak Pemerintah Desa Sangrawayang
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Mau Jadikan PSI Mesin Politik
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi
-
Punya Kulit Kering & Berjerawat? 4 Moisturizer Ini Aman Tanpa Bikin Pori Tersumbat
-
PHR Zona 4 Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Sampah di Prabumulih, Dorong Aksi Iklim Berkelanjutan
-
Benteng Terakhir Arema FC! 4 Penjaga Gawang Siap Tempur di Super Legue 2026/2027
-
Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut
-
3 Fakta Menarik Jelang Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup Mati di Grup G Piala Dunia 2026
-
Kisah Masyarakat Pasir Sakti: Dulu Diterjang Abrasi, Kini Mangrove Menjadi Sumber Penghidupan