Publik dihebohkan kasus viral anak umur 7 tahun di Bekasi yang meninggal dunia pasca menjalani operasi amandel. Benediktus Alvaro Darren (7) meninggal dunia pada Senin (2/10) malam.
Sebelum meninggal dunia, Alvaro sempat didiagnosis mati batang otak oleh pihak rumah sakit setelah menjalani operasi amandel pada 19 September 2023 lalu.
Pihak keluarga Alvaro menduga adanya dugaan malpraktik yang membuat putra mereka meninggal dunia setelah divonis mati batang otak.
"Di hari Jumat malam pihak dokter mendiagnosa anak saya sudah mati batang otak berdasarkan nilai GCS (Glasgow Coma Scale) anak saya," jelas Ayah Alvaro, Albert seperti dikutip dari SuaraBekaci.id, Rabu (4/10).
Menurut Albert, sebenarnya setelah operasi, dokter THT mengatakan operasi berjalan lancar. Alvaro kemudian ditangani oleh dokter anestesi.
Kondisi Alvaro kemudian memburuk menurut Albert. Anaknya itu kesulitan bernafas.
"Anak saya terlihat kesusahan dalam mengambil napas karena terlihat anak saya berusaha mengambil napas lewat mulutnya sekitar tiga kali seperti orang mendengkur keras," jelas Albert.
Sebelum sang anak meninggal dunia, Albert lewat kuasa hukum melaporkan RS Kartika Husada Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat atas tuduhan dugaan malpraktik.
Setidaknya ada 8 orang dokter yang dilaporkan ke pihak kepolisian atas kejadian itu.
Baca Juga: Viral di TikTok Disebut Mualaf, Ghea Indrawari Beri Pernyataan Menohok: Sudah Islam dari Lahir
"Melaporkan sekitar delapan orang terlapor, itu sudah meliputi dokter yang terkait yang melakukan tindakan, mulai dari dokter anestesi, dokter THT, spesialis anak, sampai dengan direktur RS tersebut, karena ada kaitannya dengan undang-undang perlindungan konsumen," kata kuasa hukum keluarga Alvaro, Cahaya Christmanto Anak Ampun.
Kedelapan dokter itu dilaporkan dengan Pasal 62 ayat 1 Jo Pasal 8 ayat 1 UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan atau Pasal 360 KUHP dan atau Pasal 361 KUHP dan atau Pasal 438 dan atau Pasal 440 ayat 1 dan 2 UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
Sementara itu, pihak rumah sakit menegaskan bahwa mereka sudah bekerja sesuai dengan prosedur. Terkait adanya pelaporan ke pihak kepolisian oleh keluarga Alvaro, pihak rumah sakit mengatakan akan mengikutinya.
"Terkait hal tersebut kami tidak menghindar dan sebagai warga negara yang baik kami akan patuh pada hukum yang berlaku," kata perwakilan rumah sakit, Dr Rahma Indah Permatasari.
Sementara itu, Komisaris RS Kartika Husada Jatiasih, Nidya Kartika, pihak rumah sakit bukan ada niat balik menuntut tapi soal kesamaan hak di mata hukum.
“Di sini maksud nya RS (Kartika Husada Jatiasih) juga punya hak yang sama dengan keluarga pasien, bukan ada niat menuntut balik,” kata Nidya.
Berita Terkait
-
Dorr...dor..dor..Pria di Deli Serdang Letuskan Tembakan-Ngaku Dapat Pistol dari Kapolda
-
Rumah Sakit Ancam Tuntutan Balik, Keluarga Bocah yang Meninggal Usai Operasi Amandel Akui Tidak Gentar
-
Viral Aksi Petugas Damkar Kota Batu Amankan Tokek di Kamar Cewek, Banjir Pujian Warganet
-
RPP Kesehatan Tengah jadi Sorotan Hingga Viral di Medsos, Apa Sih Masalahnya?
-
Kelebihan Bercanda, Kepala Siswi SMK ini Malah Tersangkut di Pagar Sekolah
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Kejutan, Penjualan Mobil Polytron Ungguli Brand Ternama Korea, Jepang dan Eropa
-
Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
-
Betrand Peto Kini Bersama Ruben Onsu, Ungkap Pengakuan Jujur Selama Bareng Sarwendah
-
Duka Pernikahan di Demak, 7 Fakta Ibu Mempelai Wafat 2 Jam Menjelang Akad
-
Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG
-
Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Meski Imbang, Declan Rice Tak Pedulikan Kritik Pedas
-
Terungkap! 7 Fakta Kasus Cheat Mobile Legends: Bang Bang yang Rugikan Pengembang hingga Rp2,5 Miliar