Nama Jordy Wehrmann beberapa waktu lalu sempat digadang-gadang bakal menjadi pemain yang akan dinaturalisasi oleh PSSI. Bermain di posisi gelandang, Wehrmann dianggap sebagai salah satu pemain yang cukup mumpuni untuk bisa membela Timnas Indonesia.
Wehrmann lahir di The Hague, Belanda pada 22 tahun silam. Ia berposisi sebagai gelandang dan saat ini bermain di klub Swiss, FC Luzern, klub yang pernah dibela mantan striker timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto.
Darah Indonesia Jordy kabarnya berasal dari sang ibu. Sedangkan ayahnya asli orang Belanda.
“Karena asal ibunya adalah orang Indonesia. Saudaranya Jasey (14) pernah menjadi pemain di akademi Sparta Roterdam. Jasey pernah menjalani karier di RKDEO di Nootdorp bersama adiknya, Jowen Wehrmann,” tulih salah satu media Belanda.
Karier Jordy di sepak bola berawal dari akademi Feyenoord. Di salah satu klub besar Liga Belanda ini, bakat dari Jordy menarik perhatian mantan pemain timnas Belanda yang juga memiliki darah Maluku, Indonesia, Giovanni van Bronckhorst.
Dari laporan Ad.Nl, Sabtu (26/2) pada 2019, van Bronckhorst memilih dua pemain muda dari Jong Feyenoord untuk masuk ke tim utama.
"Pelatih Gio van Bronckhorst telah memutuskan pilihannya kepada Mats Knoester (20) dan gelandang Jordy Wehrmann (19) dari Jong Feyenoord,"
Sayang karier Jordy Wehrmann tak berjalan mulus di tahun ini. Pada Juli 2023, kontraknya di Luzern tak diperpanjang. Alhasil pemain berusia 24 tahun ini sempat menganggur.
Menganggur selama 4 bulan, pada 5 Oktober 2023 Jordy mendapat klub baru. Namun, ia turun kelas. Jordy kini bermain di kasta kedua Liga Kroasia.
Baca Juga: Pemain Keturunan Indonesia Berbandrol Rp6,7 Miliar Darren Sidoel Cetak Gol Perdana di Liga Denmark
Jordy resmi memperkuat NK Vukovar 1991. Dikutip dari data Transfermarkt, klub Kroasia itu membayar Rp6 miliar untuk bisa mendapatkan pemain keturunan Indonesia tersebut. Namun, sampai saat ini, Jordy belum dimainkan oleh NK Vukovar 1991.
Berita Terkait
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023, Semua Laga Digelar di Stadion Gelora Bung Tomo
-
Tak Ragu! Pemain Andalan Filipina Berikan Timnas Indonesia Label Ini
-
3 Pemain Diaspora Dikabarkan Lolos Seleksi, Siap Bela Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023
-
Uji Coba Lawan Thailand Jelang Piala Asia 2023, Rival Timnas Indonesia Hadapi Kendala
-
Media Vietnam Akui Doan van Hau adalah Aktor di Balik Rusaknya Karier Evan Dimas
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI