Bisnis / Keuangan
Selasa, 28 April 2026 | 07:43 WIB
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi. [Antara]
Baca 10 detik
  • OJK resmi meluncurkan program PINTAR Reksa Dana di Jakarta pada Selasa, 28 April 2026 untuk memperdalam pasar modal.
  • Program ini bertujuan meningkatkan kemandirian finansial masyarakat serta memperluas basis investor domestik sebagai pilar pembiayaan ekonomi nasional.
  • Inisiatif ini menggandeng berbagai manajer investasi untuk mengedukasi investor pemula demi menciptakan ekosistem pasar modal yang aman.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi meluncurkan Program Investasi Terencana dan Berkala Reksa Dana atau PINTAR Reksa Dana.

Hal ini sebagai langkah strategis memperdalam pasar modal nasional. Melalui instrumen investasi reksa dana, program ini dirancang untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat luas dalam membangun kemandirian finansial.

Inisiatif OJK tersebut diharapkan dapat mempercepat akses keuangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui investasi yang aman dan terjangkau.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan para petinggi otoritas ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat integritas pasar modal Indonesia, serta memperluas basis investor domestik sebagai pilar utama pembiayaan ekonomi jangka panjang.

Adapun, program ini merupakan bagian dari delapan rencana aksi reformasi integritas pasar modal. Menurutnya, penguatan integritas tidak hanya bertumpu pada tata kelola, tetapi juga pada partisipasi publik.

“Program ini juga menjadi bagian dari reformasi sistemik untuk memperkuat peran pasar modal sebagai pilar pembiayaan jangka panjang bagi perekonomian nasional,” ujar Friderica di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Ilustrasi reksa dana. (Ist)

Senada dengan hal tersebut, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan bahwa kondisi pasar modal Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang stabil dan aman bagi para investor. OJK telah melakukan perbaikan signifikan pada sisi pengawasan dan integritas pasar.

“Sekarang pengawasan di pasar modal sudah diperbaiki. Investasi Anda di pasar modal dijamin keamanannya. Pasar modal kita sudah memperbaiki integritasnya dengan baik, ke depan ini adalah tempat yang aman untuk berinvestasi,” jelas Purbaya.

Sementara itu, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif kehadiran PINTAR Reksa Dana, terutama dalam menyasar generasi muda. Ia berharap pasar modal Indonesia menjadi lebih inklusif dan mampu tumbuh secara berkelanjutan.

Baca Juga: Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menambahkan bahwa program ini dikolaborasikan dengan Program SIMUDA (Simpanan Mahasiswa dan Pemuda).

Langkah konkret ini bertujuan untuk menjangkau investor pemula dan memperkuat ekosistem pasar melalui edukasi yang masif.

“Pendalaman pasar tidak hanya diukur dengan peningkatan angka jumlah investor, akan tetapi juga upaya memperkuat kualitas ekosistem pasar. Pelaku industri diharapkan terus berperan aktif sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat,” ungkap Hasan.

Saat ini, tercatat sebanyak 30 Manajer Investasi dan 26 Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) telah menyatakan komitmennya untuk menyukseskan program ini.

OJK optimistis bahwa PINTAR Reksa Dana akan menjadi kampanye nasional yang berkelanjutan dalam menciptakan kebiasaan investasi sehat di tengah masyarakat. Sehingga memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masa depan bangsa.

Load More