Timnas Indonesia U-17 terus mempersiapkan diri untuk menghadapi Piala Dunia U-17 2023. Sebagai langkah awal dalam persiapan, para pemain menjalani tes kesehatan pada Selasa (31/10) di Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur.
Semangat dan antusiasme memenuhi ruang tes kesehatan, yang dipimpin oleh Head of Medical PSSI, Dokter Syarif Alwi. Tes kesehatan ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya telah dilakukan pada awal TC bulan Juli.
Menurut Dokter Syarif Alwi, "Kami melakukan medical check up kembali dengan beberapa pemeriksaan kesehatan seperti otot, serta cek laboratorium. Intinya, adalah cek pemeriksaan keseluruhan, jantung, dan lain-lain. Tes ini untuk melihat bila ada kelainan pada pemain. Kami juga melakukan pemeriksaan kesehatan awal untuk hemoglobin, melihat profil ginjal, lemak, fungsi liver, dan tes jantung."
Hasil tes kesehatan ini sangat penting, tidak hanya untuk menyongsong Piala Dunia U-17, tetapi juga sebagai database PSSI dalam mengawasi dan merawat kesehatan para pemain.
Tim U-17 saat ini masih berkekuatan 26 pemain, namun akan ada pengurangan pemain menjadi 21 orang sesuai dengan regulasi Piala Dunia U-17 2023. Jelang turnamen, tim ini dijadwalkan pindah ke Surabaya pada 3 November mendatang.
Indonesia, sebagai tuan rumah, akan berkompetisi di Grup A bersama dengan Ekuador, Panama, dan Maroko. Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, akan menjadi kandang bagi skuad Garuda Muda selama pertandingan penyisihan grup A pada 10-16 November 2023.
Pertandingan pertama tim Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023 akan berlangsung pada 10 November 2023 melawan Ekuador. Selanjutnya, mereka akan menghadapi Panama tiga hari berselang, dan terakhir, melawan Maroko pada 16 November 2023.
Semua mata tertuju pada persiapan tim U-17 Indonesia yang berusaha tampil dengan semangat juang dan kemampuan terbaik mereka di turnamen bergengsi ini.
Baca Juga: Belum Boleh Santai, Timnas Indonesia Terus Digeber Jelang Piala Dunia U-17
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
Ditentukan Malam Ini: Hitung-hitungan Emil Audero dan Cremonese Lolos Degradasi Serie A
-
Kudus dan Malang Lahirkan Juara Baru, Coach Timo Kantongi Nama Calon Pemain untuk MLSC All-Star
-
Polisi Patroli Skala Besar Antisipasi Begal Hingga Tawuran
-
Hati-hati! Polisi Ungkap Sindikat Haji Ilegal dengan Tarif Rp300 Juta, Begini Modusnya
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Teuku Ryan Kewalahan Perankan Pengacara Narsis dan Bermuka Dua di Istiqomah Cinta
-
Jadwal Puasa Arafah 2026: Jangan Lewatkan Waktu Mustajab Berdoa, Dosa 2 Tahun Dihapus