Suara.com - Teknisi Yamaha Indonesia sukses merebut penghargaan bergengsi di Jepang. Ini membuktikan komitmen merek dengan logo tiga arputala itu dalam teknisi yang unggul dan memiliki daya saing tinggi.
Adalah Geraldy Gautama Ali, teknisi Sentral Yamaha Bangka, yang sukses meraih penghargaan di ajang World Technical Grand Prix (WTGP) 2023 yang berlangsung 20-21 Oktober di Yamaha Communication Plaza, Iwata, Jepang.
Geraldy menerima penghargaan bergengsi tersebut bersama 22 teknisi Yamaha lain dari 20 negara berbeda.
"Sejak tahun 2007, teknisi kami telah sukses meraih kemenangan di ajang kompetisi World Technical Grand Prix yang digelar di Jepang," kata Frengky Rusli, Asst GM Service & Motorsport Division Yamaha Indonesia dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (31/10/2023).
Ia mengatakan penghargaan bergengsi itu diraih berkat keberhasilan program edukasi yang setiap tahunnya selalu diadakan untuk meningkatkan skill, keahlian, serta pengetahuan bagi para teknisi Yamaha Indonesia Motor Mfg (YIMM).
"Torehan prestasi internasional ini juga menjadi teladan bagi teknisi Indonesia lainnya untuk dapat terus mengasah keterampilan dan semangat mereka dalam memberikan pelayanan purna jual terbaik kepada konsumen setia Yamaha,” imbuh Frengky.
Kesuksesan teknisi Indonesia dalam mengharumkan nama bangsa di ajang WTGP tersebut, tidak terlepas dari keberhasilan YIMM dalam menjalankan program pelatihan yang terstruktur dan berjenjang melalui Yamaha Technical Academy (YTA).
Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh teknisi YIMM dapat memberikan pelayanan profesional yang berkualitas, guna menciptakan kepuasan konsumen.
WTGP merupakan kontes mekanik bertaraf internasional di mana para teknisi Yamaha dari seluruh dunia saling bersaing untuk beradu keterampilan.
Baca Juga: Belasan Ribu Pengunjung Padati Booth Yamaha di IMOS+, All New Aerox Connected Paling Diburu
YIMM sendiri juga menggelar kegiatan Indonesia Technical Grand Prix (ITGP) yang sejak tahun 2000 rutin digelar. Secara histiros, Geraldy perwakilan teknisi YIMM yang menerima penghargaan di Jepang merupakan juara 1 kompetisi ITGP di tahun ini.
Berita Terkait
-
Digelar Perdana di Bangka-Belitung, Maxi Yamaha Day 2023 Mendapat Sambutan Luar Biasa
-
Yamaha Indonesia Perpanjang Masa Garansi Frame Sampai 5 Tahun, Ini Daftar Komponen yang Memperoleh Penggantian
-
Yamaha Perpanjang Masa Garansi Rangka Motor-motornya
-
Yamaha Nmax dan Aerox Terbaru Diluncurkan, Lebih Murah Tanpa Fitur Connected
-
Banderol Kurang Dari Rp 20 Jutaan, Ini Tampilan Baru Yamaha Jupiter Z1
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mengurai Mitos, Ritual Sesat, dan Pengusiran Setan di Film The Tao Exorcist
-
5 Sneakers Hype Terbaik 2026, Ada yang Lebih Worth dari Adidas Samba
-
Pria di Medan Ditangkap gegara Jual Video Porno Sesama Jenis Lewat Aplikasi
-
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo
-
Prabowo Didesak Alihkan Kasus Febrie ke KPK, Penanganan Kejagung Dinilai Tak Profesional
-
Mazda Pajang Lima Instalasi Seni Berbahan Daur Ulang di GIIAS 2026
-
Aksi Bek Vietnam Cium Jimat Kim Sang-sik Usai Gulung Timnas Indonesia 3-0
-
Sidang Lanjutan Banding Nadiem Digelar 12 Agustus, 2 Saksi dari GoTo Akan Diperiksa
-
Uang Cash Mulai Jarang di Dompet: Siapkah Kita Menjadi Masyarakat Cashless?
-
Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang