Timnas Indonesia telah melahirkan talenta-talenta muda yang semakin menonjol dalam skuad Garuda. Dalam proses perombakan besar yang dilakukan oleh pelatih Shin Tae-yong, sejumlah pemain debutan termuda muncul. Mereka bahkan berhasil melampaui rekor debut termuda yang sebelumnya dipegang oleh legenda sepakbola Indonesia, Boaz Solossa.
Berikut adalah deretan pemain debutan termuda Timnas Indonesia:
1. Ronaldo Kwateh (17 Tahun 3 Bulan 8 Hari)
Ronaldo Kwateh menjadi pemecah rekor Boaz Solossa sebagai debutan termuda di Timnas Indonesia. Ia berusia 17 tahun 98 hari ketika Shin Tae-yong memasukkannya dalam pertandingan melawan Timor Leste pada 30 Januari 2022. Ronaldo memberikan kontribusi penting dengan mencatatkan assist untuk gol Ricky Kambuaya.
2. Marselino Ferdinan (17 Tahun 4 Bulan 18 Hari)
Marselino Ferdinan dikenal sebagai bintang muda potensial Timnas Indonesia sejak debutnya melawan Timor Leste pada 27 Januari 2022. Saat itu, Marselino baru berusia 17 tahun 138 hari. Pengalamannya bermain di level junior membantunya beradaptasi dengan baik dalam skuad senior.
3. Asnawi Mangkualam (17 Tahun 4 Bulan 21 Hari)
Kapten Timnas Indonesia saat ini, Asnawi Mangkualam, ternyata juga masuk dalam daftar debutan termuda skuad Garuda. Ia resmi memulai debut pada usia 17 tahun 141 hari, tepatnya pada Maret 2017, ketika Timnas Indonesia menghadapi Myanmar di bawah asuhan Luis Milla.
4. Egy Maulana Vikri (17 Tahun 6 Bulan 10 Hari)
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Jalani Tes Medis, Begini Hasilnya
Kemunculan Egy Maulana Vikri, yang sempat dijuluki "Messi Indonesia," merupakan momen bersejarah. Ia melakukan debut di Timnas Indonesia pada usia 17 tahun 190 hari, dalam pertandingan melawan Islandia. Meskipun debutnya berlangsung selama 84 menit, Egy menciptakan sejarah bagi sepakbola Indonesia.
5. Boaz Solossa (18 Tahun 14 Hari)
Boaz Solossa, legenda sepakbola Indonesia, melakukan debut bersama Timnas Indonesia pada usia 18 tahun 14 hari. Debut Boaz terjadi pada 30 Maret 2004 dalam pertandingan melawan Turkmenistan. Meski debutnya tidak berjalan dengan manis karena kekalahan Timnas Indonesia dengan skor 1-3, pemanggilan Boaz ke Timnas tidak terlepas dari penampilan impresifnya selama Pekan Olahraga Nasional (PON) 2004 di Sumatera Selatan.
Dengan munculnya talenta-talenta muda ini, Timnas Indonesia semakin menunjukkan komitmennya untuk membangun masa depan yang cerah. Semoga mereka terus berkembang dan memberikan kontribusi berarti untuk sepakbola Tanah Air.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
7 Bedak Tabur HD untuk Tampilan Wajah Mulus di Depan Kamera
-
Bacaan Doa Ziarah Kubur Lengkap Sebelum Puasa Ramadhan Sesuai Sunnah
-
Bolehkah Wanita Haid Ziarah Kubur Sebelum Ramadhan? Perhatikan Adab Ini!
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Drama Final Piala Asia Futsal 2026 dan Penegasan Bahwa Indonesia Ada dalam Peta
-
Minggu Pagi Berdarah di Jaksel, Polisi Ringkus 6 Pemuda Bersamurai Saat Tawuran di Pancoran
-
Masa Depan Penegakan HAM Indonesia Dinilai Suram, Aktor Lama Masih Bercokol Dalam Kekuasaan
-
Anggota DPR Sebut Pemilihan Adies Kadir sebagai Hakim MK Sesuai Konstitusi
-
3 Fakta Menarik Marapthon Season 3: The Last Tale, Sudah Mulai Tayang!
-
Jadwal Libur Sekolah SMA Sederajat Riau Selama Ramadan dan Lebaran 2026