Imbas dari konfliknya dengan Hamas yang memakan korban warga Palestina, Israel mendapat sorotan dari berbagai penjuru dunia yang berujung pada pemboikotan terhadap produk-produknya.
Maraknya aksi pemboikotan ini terlihat dijagat media sosial, di mana banyak netizen atau warganet menggunakan tagas #BDSMovement.
Sebagai informasi, gerakan BDS (Boikot, Divestasi, dan Saksi) sendiri adalah sebuah gerakan protes untuk menekan Israel dari segi ekonomi dan politik untuk mengakhiri kolonialisme di Palestina.
Gerakan ini sejatinya sudah ada sejak 2005 silam yang bertujuan untuk menghukum Israel tanpa kekerasan. Kini, kembali memanasnya konflik tersebut membuat gerakan ini kembali digaungkan warga dunia.
Umumnya, Gerakan BDS ini memboikot produk-produk buatan Israel. Sebagian pula ada perusahaan-perusahaan internasional yang turut diboikot karena mendukung Israel.
Dilansir dari laman resminya, ada delapan produk yang menjadi sasaran boikot Gerakan BDS ini. berikut daftar produk tersebut.
1. HP (Hewlett-Packard)
Dari laman resmi Gerakan BDS, perusahaan Hewlett-Packard atau yang dikenal sebagai HP merupakan perusahaan yang menyediakan dan mengoperasikan teknologi yang digunakan Israel untuk membatasi pergerakan warga Palestina.
Perusahaan asal Amerika Serikat ini disebutkan menyediakan layanan dan teknologi kepada tentara dan polisi Israel yang mempertahankan pendudukan ilegal dan pengepungan Gaza.
Baca Juga: Food Station Gandeng Kejari Jaktim Pastikan Penerapan Tata Kelola Perusahaan dengan Baik
2. Puma
Salah satu brand olahraga terbesar seperti Puma juga mejadi sasaran Gerakan BDS menjadi sponsor Federasi Sepak Bola Israel yang berbasis di pemukiman ilegal di tanah Palestina.
Puma juga dianggap membantu menjaga keterlibatan langsungnya dalam pelanggaran hak asasi manusia dan hukum internasional, sehingga memungkinkan rezim pemukiman Israel untuk terus berlanjut dan berkembang.
3. Siemens
Siemens yang akrab dengan produk Handphone di Indonesia beberapa tahun silam turut diboikot Gerakan BDS karena terlihat dalam usaha ilegal Israel untuk pembangunan EuroAsia Interconnector di pemukiman.
EuroAsia ini nantinya akan menghubungkan listrik Asia dan Eropa yang dihasilkan dari gas fosil. Nah, demi memperlancar rencana ini, kabarnya pemukiman ilegal di tanah Palestina akan dicuri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos
-
Jelang Laga Krusial Lawan Manchester City, Ini Kata Pelatih Bournemouth
-
Kronologi Dugaan Penganiayaan ART oleh Erin Taulany: dari Soal Gaji hingga Penyekapan dan Pemukulan
-
Atap Sekolah SMAN 7 Mataram Roboh, Empat Siswa Terluka
-
Promo RotiO Beli 1 Gratis 1 Spesial Anniversary, Nasabah BRI Merapat!
-
Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional
-
Wali Kota Malang Siapkan Posko Aduan untuk Babat Habis Titipan Murid Baru di SPMB
-
Rekaman Sebelum Penembakan TNI di THM Panhead Viral, Suasana Mendadak Mencekam
-
Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?
-
Sinopsis Train Dreams: Kisah Penebang Kayu yang Menembus Nominasi Oscar, Tayang di Netflix