Pemain Timnas Indonesia, Sandy Walsh mendadak request bubble wrap jelang laga melawan Irak. Kira-kira buat apa ya?
Bek 28 tahun tersebut saat ini tengah dilanda masalah serius dimana kakinya mengalami cedera.
Cedera tersebut didapat saat dirinya membela KV Mechelen akhir pekan lalu. Kakinya mengeluarkan darah usai terjadi perebutan bola dengan salah satu pemain Cercle Brugge.
Ia pun ditarik keluar oleh pelatih Steven Defour sehingga dirinya tak bisa melanjutkan laga.
Kabar terbaru, Sandy Walsh pun sudah mendapatkan penanganan medis. Luka di kakinya tersebut kini sudah dijahit oelh petugas medis.
Kini, bek 28 tahun tersebut menjalani pemulihan. Ia pun melemparkan kode kalau dirinya akan balik usai jahitan selesai.
"Setidaknya itu bukan wajah saya. Kembali ke lapangan segera setelah jahitannya selesai," ujar Sandy dilansir dari Instagram pribadinya.
Menariknya, Sandy juga bercanda agar netizen mengirimkan alat bubble wrap.
"Ada yang bisa mengirimkan saya Bubble wrap?" tambahnya.
Baca Juga: Dicuekin PSSI, Wonderkid Keturunan Medan Resmi Dibajak Timnas Belanda
Diduga Sandy meminta hal tersebut untuk melindungi dari cedera jelang membela Timnas Indonesia.
Adapun Sandy Walsh berpotensi bela Timnas Indonesia pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Irak.
Laga ini akan digelar di Stadion Basra pada 16 November 2023 mendatang. Pelatih Shin Tae-yong akan mengumpulkan seluruh pemain pada 12 November 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga
-
Dirampok Rp3,5 Juta, Diikat lalu Dibakar Hidup-Hidup, Petani di OKU Selatan Tewas