Terdapat lima weton yang paling sering jadi pemimpin seiring masih digunakannya perhitungan ini untuk menentukan karakter maupun nasib seseorang.
Weton sendiri adalah hitungan hari lahir yang masih dipercaya oleh masyarakat Jawa untuk menentukan nasib, karakter, dan bahkan jodoh seseorang.
Hitungan hari ini pun kerap menjadi patokan masyarakat Jawa untuk mengetahui banyak hal. Sayangnya, belakangan weton mulai memudar.
Hanya ada segelintir orang saja yang masih menggunakan weton untuk menentukan sesuatu. Umumnya, segelintir orang ini adalah orang-orang yang sudah tua maupun orang pintar.
Meski begitu, weton seseorang kerap menjadi perbincangan saat momen-momen tertentu. Salah satunya menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) maupun pemilihan pemimpin lainnya.
Bagi segelintir orang Jawa, weton calon-calon pemimpin ini menjadi pertimbangan. Sebab, ada lima weton yang dianggap sering menjadi pemimpin.
Lantas, weton apa saja yang dianggap paling sering jadi pemimpin dalam masyarakat? Berikut rangkumannya.
1. Selasa Pon
Selasa Pon dianggap sebagai weton yang paling sering jadi pemimpin karena memiliki karakter yang cocok untuk memimpin masyarakat.
Baca Juga: Kades Aklani Gunakan Dana Desa Buat Sewa LC, Sekali Pesta Rp 9 Juta di Klub Malam
Orang yang lahir pada Selasa Pon dianggap memiliki sifat-sifat khas pemimpin seperti kebijaksanaan, keberanian, dan kepemimpinan yang kuat.
Karena sifat-sifat yang dimilikinya tersebut, umumnya orang yang lahir pada Selasa Pon cenderung dihormati dan disegani masyarakata.
2. Jumat Kliwon
Jumat Kliwon identik dengan malam keramat bagi orang Jawa. Tapi, weton Jumat Kliwon ternyata juga dianggap sering jadi pemimpin.
Orang-orang yang lahir pada Jumat Kliwon dianggap punya karakter khas pemimpin yakni sabar, karismatik, dan penuh daya tarik.
Dengan karakternya tersebut, orang-orang yang lahir di Jumat Kliwon diyakini bisa memimpin masyarakat dengan enerjik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Five Nights at Freddys 3 Mulai Digarap, Gandeng Penulis Film It Follows
-
Diproduksi Lionsgate, Film Terbaru The Blair Witch Project Tayang pada 2027
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
5 Warna Cat Kamar Terbaik Menurut Psikologi, Bikin Pikiran Lebih Tenang
-
Cek Harga Lewat DM: Praktik Janggal yang Bikin Calon Pembeli Kabur
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Lomba Pidato Bung Karno 2026 Resmi Digelar, Total Hadiah Capai Rp16 Juta
-
Membaca Indonesia dari Kacamata Orde Baru: Menelusuri Indonesia 1979