Berikut deretan weton atau tanggal lahir seseorang menurut budaya Jawa yang dianggap tak cocok menjadi pemimpin di tengah masyarakat.
Weton atau hitungan lahir versi orang Jawa kerap menjadi patokan dalam kehidupan untuk menentukan karakter atau sifat seseorang.
Selain itu, weton juga kerap digunakan banyak orang untuk mengetahui nasib seseorang, seperti rezeki hingga jodoh seseorang.
Karena juga menjadi acuan untuk mengetahui karakter atau sifat seseorang, weton pun kerap menjadi patokan untuk menentukan pemimpin.
Dalam budaya Jawa, ada beberapa weton yang ditakdirkan untuk menjadi pemimpin. Weton ini dianggap ketiban Wahyu Makutoromo.
Total ada 8 weton yang dianggap mendapat Wahyu Makutoromo dan dianggap layak menjadi pemimpin di tengah-tengah masyarakat.
Di samping itu, ada pula beberapa weton yang dianggap tak cocok menjadi pemimpin karena sifat atau karakter yang dimilikinya.
Lantas, apa saja weton yang dianggap tak cocok menjadi pemimpin di tengah masyarakat? Berikut rangkumannya.
1. Senin Pon
Baca Juga: Ingin Ikuti Jejak Timnas Indonesia Naturalisasi Pemain Keturunan, Thailand Dapat Penolakan
Salah satu weton yang dianggap tak cocok menjadi pemimpin adalah Senin Pon. Weton ini sejatinya dianggap memiliki watak yang cerdas.
Tapi, weton Senin Pon juga kerap dianggap merupakan tipikal orang yang plin-plan sehingga sulit mengambil keputusan penting.
Selain itu, weton Senin Pon juga disebut memiliki ‘Lakune Setan’ alias memiliki kepribadian yang kerap dan sulit disetir atau dibujuk orang lain.
2. Sabtu Pon
Selain Senin Pon, weton lainnya yang dianggap tak cocok jadi pemimpin adalah Sabtu Pon. Weton ini punya kelebihan seperti imajinasi yang tinggi.
Sayangnya, weton Sabtu Pon suka pamer kelebihannya serta memiliki ego yang besar yang membuatnya tidak bisa jadi panutan di masyarakat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Menelusuri Kehidupan Sosial Batavia di Buku Jean Gelman Taylor
-
Ronaldo Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Pelatih Portugal Bantah Cristiano Tengah Kejar Rekor Messi
-
Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Respons Berkelas Cristiano Ronaldo ke Pengkritik: Cetak Brace, Ukir 2 Sejarah!
-
Review Supergirl: Petualangan Kosmik yang Lebih Liar dari Semesta DC Baru
-
Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!
-
Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi