Salah satu pemain keturunan yang kabarnya bakal segera dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia ialah Ragnar Oratmangoen. Ada beberapa keunggulan yang bisa diperoleh andai dia jadi benar-benar menjadi WNI.
Saat ini, Ragnar Oratmangoen kabarnya sudah berada di Indonesia. Meskipun belum bisa dipastikan keperluannya, tetapi banyak yang menduga bahwa dia akan segera menjalani proses naturalisasi.
Ragnar Oratmangoen menjadi salah satu nama pemain keturunan yang punya potensi besar untuk menjadi amunisi terbaru Timnas Indonesia. Sebab, ada beberapa keunggulan yang dimiliki pemain tersebut.
Berikut tiga keuntungan yang bisa diperoleh apabila Ragnar Oratmangoen dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia.
1. Kemampuan Multi Posisi
Salah satu keuntungan bagi Timnas Indonesia mendapatkan jasa Ragnar Oratmangoen ialah kemampuannya bermain di sejumlah posisi yang berbeda. Artinya, dia adalah karakter pemain multi-posisi.
Pemain berpostur 180 cm ini posisi naturalnya ialah sebagai winger kiri. Namun, dia ternyata juga bisa diplot untuk menjadi gelandang tengah dan gelandang bertahan.
Dengan kemampuan semacam ini, Shin Tae-yong bakal lebih leluasa untuk mencari komposisi terbaik apabila mendapatkan Ragnar Oratmangoen sebagai pemain naturalisasi terbaru Timnas Indonesia.
2. Berpengalaman di Liga Belanda
Baca Juga: Demi Kalahkan Irak, Timnas Indonesia Pakai 5 Bek?
Keunggulan lainnya yang dimiliki oleh Ragnar Oratmangoen ialah catatan perjalanan kariernya yang sudah terhitung mentereng di kasta tertinggi Liga Belanda.
Sebab, dia pernah bermain bersama sejumlah klub yang berlaga di Eredivisie. Catatan ini dimulai bersama Go Ahead Eagles (2021-2022). Setelah itu, dia berlabuh bersama Go Ahead Eagles (2021-2022).
Ragnar Oratmangoen kemudian melanjutkan kariernya bersama FC Groningen (2022-2023), lalu saat ini menjalani masa pinjaman bersama Fortuna Sittard (2023-2024).
3. Usia Karier Masih Panjang
Apabila mempertimbangkan usia Ragnar Oratmangoen, pemain kelahiran 21 Januari 1998 ini sebetulnya masih memiliki karier yang panjang di dunia sepak bola.
Pasalnya, Ragnar saat ini baru berumur 25 tahun. Dengan kata lain, perjalanan karier pemain asal Oss, Belanda, ini masih terhitung panjang. Bahkan, dia belum masuk usia-usia emas bagi seorang pesepak bola.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Diskon 10 Persen Berbuah Manis: Dedi Mulyadi Panen Pajak, Siap "Gaspol" Jalan Bolong
-
Menelusuri Absurditas dalam Jakarta Sebelum Pagi
-
Mitsubishi Xpander HEV 2026 Resmi Melantai, Bawa Perubahan Besar pada Sektor Pengendalian
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Saling Sindir Soal Foto Lebaran di Konflik Anak, Ibunda Tasyi Athasyia Minta Maaf
-
Gagal di Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Bernafsu Bawa Suriname ke Piala Dunia 2026
-
Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
WFH Demi Hemat BBM, Gubernur Herman Deru Siapkan Langkah Ini di Sumsel
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah