Tiga hal yang perlu diperbaiki Timnas Indonesia usai memulai kampanyenya di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan catatan minor.
Timnas Indonesia kembali gagal meraih poin penuh di laga grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia saat bertandang ke markas Filipina, Selasa (21/2) kemarin.
Dalam laga yang digelar di Rizal Memorial Stadium itu, skuad besutan Shin Tae-yong harus puas hanya meraih satu poin usai bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah.
Di laga tersebut, Filipina tampil mengejutkan dengan menggempur pertahanan Timnas Indonesia di paruh pertama, sehingga bisa mencetak gol lewat Patrick Reichelt di menit ke-23.
Barulah di babak kedua Timnas Indonesia mulai bangkit dan berani menekan, yang membuat Saddil Ramdani bisa menyamakan skor menjadi 1-1 di menit ke-70.
Hasil imbang 1-1 kontra Filipina itu melengkapi hasil buruk yang didapatkan Timnas Indonesia. Di laga sebelumnya, skuad Garuda bahkan harus dihajar dengan skor 1-5 oleh Irak.
Dua hasil di laga tandang tersebut membuat Timnas Indonesia kini harus menjadi juru kunci grup F dengan raihan satu poin saja dengan selisih minus empat gol.
Dari dua laga awal grup F tersebut, setidaknya ada tiga hal yang perlu diperbaiki Timnas Indonesia jika ingin lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Apa saja itu?
1. Mental Bertanding di Laga Tandang
Baca Juga: Dua Kali Petik Hasil Minor, Timnas Indonesia Siap Balas Dendam di Kandang
Di dua pertandingan awal grup F ini, Timnas Indonesia selalu keteteran saat menghadapi lawan-lawan yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri.
Di laga melawan Irak yang dipenuhi 65 ribu penonton, Timnas Indonesia seperti terlihat gugup sehingga banyak melakukan blunder yang menguntungkan lawan.
Sedangkan di laga kontra Filipina, memang tak banyak pendukung lawan yang datang. Tapi Timnas Indonesia seharusnya bisa beradaptasi cepat dengan markas lawan sejak awal agar tak kebobolan terlebih dahulu.
2. Koordinasi Lini Tengah dan Belakang
Di laga kontra Irak dan Filipina, mayoritas gol yang dicetak kedua lawannya ke gawang Timnas Indonesia itu berasal dari kesalahan-kesalahan di lini belakang.
Di laga kontra Irak, tiga dari lima gol lawan berasal dari kesalahan lini tengah dan lini belakang yang punya koordinasi buruk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bernardo Tavares Persembahkan Gelar Piala Presiden 2026 untuk Bonek dan Bonita
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing
-
Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z
-
Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang
-
Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini
-
Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta
-
Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris
-
Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari
-
Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi
-
BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat