Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) telah resmi menunjuk pelatih asal Jepang, Masatada Ishii, sebagai juru taktik terbaru Timnas Thailand yang menggantikan Alexandre Polking.
Sebelum resmi mengumumkan nama Masatada Ishii, FAT telah resmi mengakhiri kontrak Alexandre Polking. Alasannya, pelatih asal Jerman itu tak mampu mewujudkan target pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Nuanphan Lamsam 'Madam Pang', manajer tim Gajah Perang resmi mengumumkan perpisahan dengan Mano Polking sebagai pelatih kepala,” bunyi pernyataan resmi FAT.
“Setelah hasil 2 laga pertama Kualifikasi Piala Dunia tidak memenuhi target, Masatada Ishii langsung ditunjuk bertindak sebagai penggantinya," lanjutnya.
Masatada Ishii merupakan sosok juru taktik yang menarik dinantikan kiprahnya bersama Thailand, baik itu di kawasan Asia Tenggara maupun di level Asia hingga dunia. Sebab, ada banyak prestasi yang pernah diukir pelatih berusia 56 tahun itu.
Berikut deretan prestasi Masatada Ishii sebelum resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Thailand.
1. Bawa Buriram Rajai Thailand
Karier kepelatihan Masatada Ishii di Thailand sebetulnya sudah dimulai bersama Samut Prakan City pada Desember 2019. Namun, prestasi terbaiknya barus diukir ketika menangani Buriram United.
Sejak bertugas pada 2021, dia sudah mempersembahkan banyak gelar juara, termasuk meraih dua gelar beruntun di ajang Thai League 1, Thai FA Cup, Thai League Cup, pada edisi 2021-2022 dan 2022-2023.
Baca Juga: Rivan Nurmulki Legawa Disanksi Larangan Bermain 1 Tahun
Selain itu, Buriram United juga berhasil meraih dua trofi lainnya pada dua edisi yang sama, yakni Thailand Champions Cup pada 2022 dan 2023. Prestasi itulah yang akhirnya membawanya meraih Thai League 1 Coach of the Year pada 2021-2022 dan 2022-2023.
2. Rekor di Thailand
Catatan istimewa yang diukir Masatada Ishii bersama Buriram United itu meninggalkan sejumlah rekor yang mentereng. Sebab, dia berhasil mencatatkan Double Treble alias sebuah treble trofi dalam dua musim berturut-turut.
Tak hanya itu, prestasi ini juga menjadi prestasi perdana yang terjadi dalam sejarah sepak bola Thailand. Sementara itu, catatan Treble Winners ini menjadi yang kelima dalam sejarah klub Buriram United.
3. Pernah Sukses Jepang
Masatada Ishii sejatinya sudah memulai karier di dunia kepelatihan sejak 1999, tepatnya ketika bertugas sebagai pelatih fisik Kashima Antlers. Namun, peran sebagai pelatih kepala baru diperoleh pada 2015.
Tak berselang lama, dia sukses mempersembahkan gelar J.League Cup 2015. Setahun kemudian, ada dua trofi yang diperoleh bersama Kashima Antlers, yakni J1 League 2016 dan Emperor’s Cup 2016.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?