Bek Bali United turut kehilangan sosok Alexandre Polking yang resmi dipecat oleh Timnas Thailand.
Timnas Thailand resmi menyudahi kerja sama dengan Alexandre Polking yang menjadi nahkoda Gajah Perang sejak 2021.
Keputusan ini diambill, menyusul hasil laga Thailand di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pada dua laga terakhir, Thailand takluk 1-2 dari China, dan menang 3-1 atas Singapura. Hasil tersebut rupanya tak membuat Timnas Thailand puas.
Sosok yang karib disapa Mano Polking dipecat lebih cepat dari kontraknya yang sejatinya baru berakhir pada Maret 2024 mendatang.
Seusai resmi berpisah, Mano Polking menyebut kebersamaannya dengan Timnas Thailand selama dua tahun terakhir adalah perjalanan yang luar bisa.
Ia menyampaikan terima kasih kepada segenap pendukung.
"Saya memiliki kenangan yang luar biasa.Terima kasih kepada semua orang yang telah menjadi bagian dari babak ini dalam kehidupan profesional saya," tulisnya di media sosial.
Juru taktik berusia 47 tahun tersebut menyampaikan pesan kepada Timnas Thailand.
Baca Juga: Shin Tae-yong Dipanggil PSSI usai Timnas Indonesia Gagal Menang, Media Vietnam Singgung Pemecatan
"Teruskan, jangan menyerah. Karena mimpinya belum berakhir!,".
Kata-kata perpisahan Mano Polking tersebut disambut beragam komentar dari pemain Timnas Thailand. Salah satunya Elias Dolah, yang kini membela Bali United.
Elias Dolah menyampaikan terima kasih kepada Mano Polking yang sukses mengantarkan Timnas Thailand meraih dua gelar Piala AFF.
"Terima kasih atas segalanya coach," tulisnya.
Setelah berpisah dengan Timnas Thailand, Mano Polking mengaku akan menikmati waktu rehat sekaligus menyambut Natal bersama keluarga dan teman-teman terdekat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Isyana/Rinjani Cetak Sejarah! Pertama Kali ke 8 Besar Turnamen BWF Super 500
-
Nadiem Makarim Operasi Apa? Ini Fakta Terkait Kondisi Kesehatannya
-
Detik-Detik Dramatis Evakuasi Sopir Pikap yang Terjepit dalam Kecelakaan Beruntun di Ngawi
-
KPK Plototi Dana Pokir DPRD Kabupaten Bogor, Sekda: Jangan Sampai Bermasalah Hukum
-
Di Tengah Badai Kritik, Arne Slot Konfirmasi Dirinya Tetap Latih Liverpool Musim Depan
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar
-
Juri LCC Empat Pilar Kalbar Berpihak? Ini Penjelasan Sekjen MPR RI
-
Kim Da Mi, Lee Chung Ah, dan Jo Ah Ram Jadi Pembunuh di The Obedient Killer
-
Asap Ngebul di Ruang Rapat DPRD Jember: Bupati Kaget, BK Tak Berdaya Karena Aturan
-
Membaca Petualangan Pedagang Rempah: Sisi Gelap Kolonial di Indonesia Timur