Suara.com - Sepekan terakhir wilayah Jakarta Timur dionarkan oleh kelompok yang diduga geng motor. Atas laporan ini, Polda Metro Jaya menangkap segerombolan geng motor bernama Tangki.
Aksi onar geng motor Tangki ini diketahui berawal pada hari Minggu 16 Februari lalu. Gerombolan ini menyerang Warnet De Cornet di Pasar Kecapi, Pondok Gede, Jakarta Timur. Dalam aksi ini, geng motor Tangki merampas 2 telepon genggam milik pengunjung warnet dan membacok punggung seorang penjaga warnet.
Tak puas hanya sampai di situ, geng motor ini juga sempat menyerang masyarakat yang mencoba menghentikan mereka. Bahkan, gank motor Tangki ini menghentikan pengendara motor lain, merampas dan mencipratkan air keras ke pengendara motor tersebut.
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Pol Rikwanto menyatakan, pada hari Senin 17 Februari dua orang dari anggota geng motor ini ditangkap.
"Dari hasil pemeriksaan ini berkembang bahwa pelakunya kelompok geng motor Tangki dari Cipayung Jaktim, dan diamankan 7 orang, sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan dan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka," kata Rikwanto dalam pesan singkatnya, Rabu (19/2/2014).
Rikwanto menambahkan, tidak lama setelah itu, diamankan lagi satu orang dari gank motor. Dalam pemeriksaan kepolisian, satu orang yang ditangkap ini merupakan pelaku perampasan motor saat aksi onar itu terjadi. Motor ini, dititipkan di sebuah bengkel di wilayah Cipayung, Jakarta Timur.
"Saat ini, yang bersangkutan, masih dibawa oleh anggota untuk menunjukkan barang bukti tersebut. Belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik masih menelusuri barang bukti dan dikaitkan diduga pelaku," terang Rikwanto.
Berita Terkait
-
Sinopsis Blood & Sweat, Drama Kriminal yang Dibintangi Anne Watanabe
-
Katanya Masa Depan Bangsa, tapi Kok Nyawa Anak Seolah Tak Berharga?
-
Dicor di Sumur oleh Kekasih Sendiri, Ini 8 Fakta Kasus Pembunuhan Nurminah di Lombok Barat
-
Densus 88: 70 Anak Terjerat Grup 'True Crime', Berawal dari Bullying dan Broken Home
-
Geng Motor Teror Warga Siskamling di Pulogadung: Siram Air Keras, Aspal Sampai Berasap
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran