Pengadilan banding federal Amerika Serikat meminta Google menarik film Innocence of Muslims dari Youtube. Film yang dinilai menghina Nabi Muhammad tersebut kini sudah tidak bisa lagi disaksikan di Youtube, anak perusahaan Google.
Pengadilan banding tersebut mengabulkan permintaan Cindy Lee Garcia, salah satu aktris yang bermain dalam film tersebut, untuk menarik film tersebut dari Youtube. Cindy merasa ditipu oleh pembuat film Innocence of Muslims tersebut. Menurut pengakuannya kepada NBC News, ia mengira akan terlibat dalam film action berlatar padang pasir yang diberi judul Desert Warrior. Tetapi pada kenyataannya, film tersebut dimanipulasi sedemikian rupa sehingga bernuansa anti muslim.
Berdasarkan putusan pengadilan tersebut, Google harus menarik semua salinan video tersebut dari Youtube dalam waktu 24 jam. Namun, Google tidak menerima keputusan tersebut begitu saja. Raksasa teknologi tersebut bakal mengajukan sidang ulang terhadap kasus tersebut.
Sebagai informasi, film Innocence of Muslims menjadi kontroversi pada tahun 2012. Film ini memunculkan sosok Nabi Muhammad sebagai sosok yang melakukan berbagai hal negatif. (The Verge)
Berita Terkait
-
Ramadan 2026 Makin Canggih: Gemini AI Bantu Atur Puasa, Olahraga, hingga UMKM
-
Kaspersky Bongkar Modus Phishing Google Tasks 2026: Pakai Notifikasi Resmi, Curi Akun Perusahaan
-
Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak
-
TKDN Produk AS Dihapus: Menanti Google Pixel dan Turunnya Harga iPhone di Indonesia
-
Google dan Komdigi Gaspol Kembangkan Startup AI Indonesia, 63 Perusahaan Dapat Akses Google Cloud
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
-
Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS
Terkini
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Parade Harmoni Imlek Nusantara 2026 Digelar Sore Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Jabodetabek Sore Ini
-
Menhan AS Ancam Penantang Washington: Akan Bayar Harga Mahal!
-
Pemkot Jakbar Setop Pembangunan Krematorium Kalideres Usai Gelombang Penolakan Warga
-
Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS
-
Survei: 57 Persen Warga AS Dukung Palestina Merdeka