Suara.com - Tersangka kasus gratifikasi proyek Hambalang dan proyek-proyek lain, Anas Urbaningrum kembali menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Jumat (28/2/2014). Menurut Anas, dirinya siap memberikan keterangan kepada penyidik KPK terkait kasus yang disangkakan kepadanya.
"Insya Allah sudah bisa memberi keterangan, tapi belum tahu materinya apa," ujar Anas.
Selain gratifikasi proyek Hambalang, Anas juga diduga menerima gratifikasi terkait pengadaan alat laboratorium Universitas Airlangga Surabaya. Namun mantan ketua umum Partai Demokrat tersebut tidak ingin memberi komentar saat ditanya kasus lain yang menjeratnya.
Terkait kasus Hambalang, Anas diduga telah menerima gratifikasi berupa mobil Toyota Harier. Selain gratifikasi, KPK menelusuri dugaan adanya aliran dana Hambalang untuk biaya pemenangan Anas di kongres Partai Demokrat di Bandung tahun 2010.
Sepekan sebelumnya, Anas batal diperiksa penyidik KPK karena sakit gigi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Respons Cepat Kemensos, Bantuan dan Dapur Umum Disiapkan untuk Korban Bencana di Tegal
-
Untar Hormati Keputusan Keluarga Lexi Valleno Havlenda, Tegaskan Komitmen Penyelesaian
-
Polisi Ungkap Pola Pelaku Tawuran di Jakarta: Saling Tantang di Medsos hingga Konsumsi Obat Keras
-
Fakta Baru! Siswa SMP Pelaku Molotov di Kalbar Satu Komunitas dengan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta
-
Berkaca dari Ledakan SMAN 72 dan Molotov Kalbar, Pengamat: Monster Sesungguhnya Bukan Siswa
-
Di Balik Polemik: Mengapa Reformasi Polri di Bawah Presiden Dipilih Komisi III DPR?
-
Kemenag Pastikan Tunjangan Guru Lulusan PPG 2025 Cair Maret 2026 Jelang Lebaran
-
Bukan Sekadar Rusak! Misteri Galian Kabel Jadi Biang Kerok Jalan Margasatwa Raya Bolong Terus
-
Feri Amsari Curiga Banyak Kasus Korupsi Dimunculkan oleh Kekuasaan
-
Program Makan Bergizi Gratis Tuai Pujian UNICEF: Jangkau 60 Juta Orang, Sasar Masa Depan Papua