Suara.com - Pengamat politik dari Universitas Indonesia Arbi Sanit menyatakan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berhati-hati memajukan Joko Widodo (Jokowi) menjadi calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden 2014.
"Dengan mencalonkan Jokowi sebagai presiden, Megawati akan mengubah keputusan kongres," kata Arbi saat dikonfirmasi di Jakarta, dikutip dari Antara.
Arbi memperkirakan Megawati akan mempertimbangkan banyak aspek untuk mencalonkan Gubernur DKI Jakarta Jokowi menjadi presiden.
Pertimbangan tersebut meliputi, aspek dari internal partai terkait penggalangan suara dan aspek eksternal partai menyangkut apakah Jokowi memiliki banyak potensi.
Arbi menyebutkan Megawati sudah kehilangan momentum untuk mencalonkan diri menjadi presiden karena masyarakat sudah menganggapnya gagal memimpin negara.
Lebih lanjut, pakar politik ini mengatakan saat ini politik "kekeluargaan" sudah bukan masanya sehingga masyarakat tidak akan melihat latar belakang capres dari keluarga siapa.
Namun, Arbi menuturkan jika Jokowi menjadi capres, ketokohan Megawati masih berpengaruh sehingga akan terjadi kontraproduktif.
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga