Suara.com - Sebagian anggota keluarga penumpang pesawat Malaysia Airlines datang ke Bandara Internasional Kuala Lumpur. Walau cemas, mereka tetap optimistis keluarganya baik-baik saja.
Afiz Ayub (30) mengaku tetap yakin kakak iparnya, Junaidi Kassim (37), segera ditemukan.
"Saya telah berhenti membaca berita tentang dugaan kecelakaan itu," kata Afiz dikutip dari Asiaone.com.
Afiz mengatakan hanya ingin memperoleh kabar resmi dari pihak berwajib tentang perkembangan pencarian pesawat.
Afiz menambahkan setelah pesawat dengan nomor penerbangan MH370 hilang, Sabtu (8/3/2014), ia dan keluarganya diminta pihak maskapai untuk datang ke bandara dengan membawa tas beserta dokumen.
Perusahaan Malaysia Airlines akan mengajak Afiz dan keluarganya ke suatu tempat. "Saya tidak tahu dimana atau tempat apa, tapi saya tetap positif," kata Afiz.
Sekitar 50 anggota keluarga penumpang pesawat sudah berkumpul di Bandara Internasional Kuala Lumpur, semalam.
Mereka sempat ditemui Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak dan wakilnya, Tan Sri Muhyddin Yassin, selama sekitar 30 menit.
Para kerabat penumpang Malaysia Airlines kemudian dibawa ke sebuah hotel di Putrajaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi