Suara.com - Selain berencana memenuhi Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada hari pertama kampanye, Minggu (16/3/2014), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga ingin menjadi partai yang mampu memberi contoh kampanye yang bersih dan peduli lingkungan.
Sekretaris Umum (Sekum) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta, Tubagus Arif, mengaku sudah mempersiapkan berbagai upaya untuk memastikan kampanye PKS di GBK tidak meninggalkan sampah.
“Kami sudah menyiapkan lima truk sampah untuk hadir pada Ahad di GBK. Truk ini hasil kerjasama dengan Dinas Kebersihan DKI Jakarta,” kata Tubagus.
Truk sampah tersebut, kata Tubagus, akan langsung mengangkut sampah dari lokasi kampanye sehingga GBK dapat kembali bersih setelah acara usai.
Dengan massa yang diperkirakan berjumlah 154.700 orang dari seluruh kelurahan di DKI Jakarta, termasuk dari Kepulauan Seribu, GBK akan dipenuhi oleh atribut-atribut PKS.
Salah satu pesan utama PKS dalam kampanye adalah kebersihan.
"PKS akan menyiapkan 3.333 kantong plastik yang akan dibagikan kepada peserta kampanye. Jumlah tersebut sengaja dipilih untuk mengingat angka 3 yang menjadi nomor urut PKS pada Pemilu 2014," kata Tubagus.
Lebih lanjut, Tubagus menambahkan PKS mengajak seluruh warga Jakarta untuk hadir dalam kampanye akbar hari ini.
“Insya Allah dengan segala solidaritas kader dan struktur PKS, kami akan memutihkan GBK. Kami mengajak warga Jakarta untuk melaksanakan kampanye damai, santun, dan cinta lingkungan,” kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum