Suara.com - Jarak pandang di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Minggu (16/3/2014) sekitar jam 10.00 WIB mulai membaik dibandingkan sebelumnya. Jarak pandang hari ini sudah bisa mencapai dua kilometer.
Sedangkan di daerah Dumai, jarak pandang mencapai 800 meter dan di Padang 800 meter, demikian informasi resmi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Asap di Kota Pekanbaru yang merupakan kota terbesar di Riau sangat pekat karena pembakaran hutan dan lahan masih berlangsung di beberapa titik, ditambah lagi jarang hujan.
Tapi, Sabtu (15/3/2014), hujan mulai turun di Rohil, Dumai, Rohul, Pekanbaru, Kampar, Kuansing, Inhu, dan Pelalawan.
Pembakaran hutan di Provinsi Riau menjadi perhatian Pemerintah Indonesia dan sejumlah negara tetangga karena efek yang ditimbulkannya sangat mengganggu.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menginstruksikan jajarannya untuk segera menangani masalah ini agar tidak berlarut-larut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana