Suara.com - Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum dan Ham (DJHKI) dengan pihak Otorita PT Angkasa Pura II dan Kepolisian Bandara Soetta melakukan sosialisasi dan edukasi terkait hak kekayaan intelektual di kawasan bandara, Kamis (20/3/2014).
Sosialisasi tersebut meliputi pemeriksaan sukarela terhadap barang bawaan penumpang maupun calon penumpang pesawat. Sosialisasi dilakukan di terminal 1, 2 dan 3 bandara Soetta.
Selain sosialisasi, edukasi juga diberikan kepada para penumpang yang membawa masuk atau keluar barang-barang hasil pelanggaran merek.
Kepala Seksi Penindakan Direktorat Penyelidikan Kementerian Hukum dan HAM, Marudut Manurung mengatakan kegiatan edukasi ini sudah berlangsung sejak tahun lalu. Sosialisasi dilakukan karena Indonesia dikenal marak pelanggaran barang palsu.
"Indonesia merupakan suburnya pelanggaran bajakan di mata internasional. Di mana, tahun lalu terdapat 50-70 pelanggaran barang palsu (software laptop) saja," ujarnya saat acara 'Sosialisasi & Pemeriksaan' di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (20/3/2014).
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Sempat Tanya Menu Makan Malam, Jadi Pesan Terakhir Arinjani Sebelum Tewas Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Andi Gani Tegaskan Perayaan May Day di Monas 'Nol Dana Negara' Meski akan Dihadiri Prabowo
-
Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha
-
Krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin
-
Transportasi Publik Belum Jadi Layanan Dasar, ITDP Dorong Penguatan Kebijakan Nasional
-
Dunia Harus Tahu! 8 Juta Warga Sudan Terancam Kelaparan, 700 Ribu Anak di Ambang Maut
-
Stasiun Bekasi Timur Dibuka Lagi, KAI Pastikan Asepek Keselematan Sudah Terpenuhi
-
Dikritik Perang Lawan Iran, Donald Trump Murka ke Kanselir Jerman: Dia Gak Tahu Apa-apa
-
Ketergantungan Energi Fosil Bebani APBN, Transisi Energi Bisa Jadi Solusi?
-
Raja Charles Sindir Trump di Gedung Putih, Candaan soal Bahasa Prancis Bikin Ruangan Pecah