Suara.com - Rider Yamaha Valentino Rossi tidak merasa kecewa kalah dari pebalap Honda Marc Marquez di seri pembuka MotoGP di Qatar. The Doctor tetap memuji Marquez bahwa rider Spanyol tersebut memang pantas menang.
Pada balapan malam di sirkuit Losail, Senin (24/3/2014) dinihari WIB, Marquez dan Rossi bersaing ketat hingga lap terakhir. Rossi akhirnya harus mengakui keunggulan Marquez setelah finish hanya terpaut 0.259 detik di belakang pebalap Honda ini.
Meski kalah dari Marquez namun rider Italia ini mengaku tetap puas. "Ini adalah pertarungan yang besar dan balapan saya yang sangat menyenangkan. Saya sangat menikmatinya," ungkap Rossi.
"Start dari baris keeempat saya banyak mengambil risiko di awal, namun sepeda motor sangat bagus dan memberikan saya potensi untuk bertarung dengan Marc," ujar The Doctor.
"Saya punya potensi untuk menang namun dia lebih kuat dari saya. Dia pantas mendapatkannya. Meski demikian posisi kedua adalah hasil yang bagus untuk awal musim. Saya sangat senang dan puas," tukas Rossi. (Auto Sport)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi
-
Geledah 5 Jam, KPK Sita Moge Harley Davidson hingga Porsche di Rumah Silmy Karim
-
Mapala Kritik Kemenhut: Kami Bawa Data Kerusakan, Malah Disuruh Tanam Pohon
-
Siap-siap! Tarif Transjabodetabek Naik Hingga Rp15 Ribu, Bukan Lagi Rp3.500
-
Jadi Kasus Langka, Peneliti UGM Beberkan Hasil Penelitian Kebakaran Misterius Sleman
-
Singapura Beri Jalan, KPK Targetkan Ekstradisi Paulus Tannos Rampung Cepat
-
Bantah Sembunyi, Silmy Karim Ngaku Cuma Jalani Agenda Biasa Saat Jadi Buruan KPK
-
Harga MinyaKita Bakal Naik, DPR Warning Pemerintah: Jangan Biarkan Penimbun Ambil Untung
-
Bakal Jadi Presiden Rusia Sampai 2036, Vladimir Putin: Hanya Tuhan yang Tahu
-
Saling Sikut DPR vs Pemerintah Soal Komposisi Anggota Kompolnas di Draf RUU Polri