Suara.com - Dalam empat sesi latihan bebas di Sirkuit Losail, Doha, beberapa hari ini, pembalap tim Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, terus mencatatkan kemajuan sedikit demi sedikit. Hingga akhirnya, ia resmi akan start dari baris kedua pada seri balapan pembuka MotoGP, Minggu (23/3/2014) malam ini, di ajang GP Qatar.
Pada sesi kualifikasi, Lorenzo mencatatkan waktu putaran terbaik 1 menit 54,661 detik. Ini membuatnya duduk di posisi start (grid) ke-5, atau tepatnya di barisan kedua setelah tiga pembalap terdepan. Dengan selisih waktu hanya 0,154 detik dari peraih pole position, Marc Marquez, Lorenzo pun optimistis bisa meraih sesuatu di balapan ini.
"Kami terus membaik sedikit demi sedikit sembari beradaptasi dengan situasi. Jelas bahwa kami masih punya masalah dengan pegangan (grip) ban belakang, tapi kami sudah mendekat ke para pembalap terdepan. Kami menghasilkan posisi yang bagus untuk besok (balapan Minggu). Posisi ke-5 di grid adalah posisi bagus dalam start," tutur Lorenzo.
"Ada enam pembalap dengan selisih satu persepuluh detik, dan balapan akan berjalan panjang. Maka, jika kami bisa sedikit memperbaiki motor, kami dapat berjuang mendapatkan podium atau bahkan meraih juara, yang tentunya luar biasa dalam keadaan seperti ini," tambahnya.
Dengan beberapa kendala aturan teknis dan penetapan spesifikasi lainnya, tim Yamaha sebelum ini memang mendapatkan sedikit kendala dalam persiapan musim ini. Bahkan Valentino Rossi, yang kali ini bakal start dari urutan ke-10, juga sudah pernah melontarkan rasa kesalnya dengan aturan soal ban, selain juga performa rem motornya. (MotoGP.com)
Berita Terkait
-
Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu
-
Asapi Lawan di Sprint Race Aragon, Marc Marquez Jaga Asa Juara MotoGP 2026
-
Adu Nyali di Sirkuit Gery Mang Subang! Kejurnas MotoPrix 2026 Siap Lahirkan Pembalap Masa Depan
-
Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez
-
Heboh Harga Yamaha R2 40 Jutaan, Mesin DOHC Garang yang Bikin R15 Minder
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan