Suara.com - Unit Reserse Kriminal Polsek Banjarbaru Barat, Kalimantan Selatan, menangkap IW, 42 tahun, pelaku pecabulan terhadap anak tiri sendirinya. Penangkapan pelaku tersebut berkat laporan dari pihak korban.
Kepala Kepolisian Sektor Banjarbaru Barat, AKP Abdul Fatah di Banjarbaru, Selasa (25/3/2014) mengatakan pelaku diduga benar melakukan pencabulan terhadap anak tirinya sendiri yang masih berusia sekitar 14 tahun.
"Pelaku mulai mencabuli korban pada pertengahan 2013, dengan ancaman apabila tidak mau melayani nafsu bejat pelaku, ibu dan adiknya akan disakiti serta disiksa pelaku," ujar Abdul Fatah.
Korban merupakan pelajar Kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP) warga Jalan Karya Manuntung Landasan Ulin Barat, Liang Anggang, Kalsel. Pelaku sendiri ditangkap pada Sabtu (22/3) dini hari di wilayah Banjarmasin.
Pihak kepolisian telah melakukan penahanan untuk proses hukum lebih lanjut. IW dijerat dengan pasal 81 ayat 1 sub pasal 82 UU RI NO 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan dengan Ancaman hukuman maksimal 12 tahun. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk