Seorang gadis 14 tahun diperkosa beramai-ramai oleh enam orang laki-laki di Doonside, Sidney, Australia, Sabtu (8/2)
Polisi masih mengejar para tersangka.
Peristiwa ini terjadi di wilayah Blacktown, Sidney. Awalnya, korban sedang berjalan pulang dari rumah seorang teman. Saat melewati sebuah taman, seorang lelaki mencegat dan memperkosanya.
Seusai melakukan perbuatan bejatnya, lelaki tersebut membiarkan lima lelaki lainnya memperkosa gadis malang tersebut. Pemerkosaan itu berlangsung sekitar 30 menit dan korban pun ditinggalkan sendiri.
Gadis tersebut lalu berlari menuju ke rumah seorang kenalan keluarga yang berada tak jauh dari lokasi, untuk mencari pertolongan.
Kini korban masih masih mengalami trauma. Sementara itu, pihak keluarga pun sangat terpukul atas kejadian buruk yang menimpa putri mereka.
Petugas agak mengalami kesulitan untuk menangkap pelaku karena minimnya barang bukti. Apalagi, tidak ada kamera keamanan yang terpasang di sekitar taman. Untuk itu, polisi telah mendatangi warga sekitar untuk mencari tahu jika ada kamera keamanan rumah mereka yang merekam para pelaku.
"Mereka mungkin melihat kelompok yang terdiri dari enam orang malam itu yang bisa memberi kami petunjuk," tandas Gary Merryweather, pejabat kepolisian setempat kepada SMH.com. (SMH)
Tag
Berita Terkait
-
Hotman Paris Turun Tangan, Bongkar Taktik Kiai Cabul Ashari Manipulasi Puluhan Santriwati
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Kritik Penyangkalan Negara, Guru Besar UI Desak Pengakuan atas Tragedi Pemerkosaan Massal 1998
-
Demi Korban 98, Koalisi Sipil Banding Lawan Fadli Zon Usai Gugatan Ditolak PTUN
-
Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial