Suara.com - Puluhan orang melakukan aksi protes terhadap pencapresan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi. Sebagai bentuk kekecewaan, massa bahkan memberikan tiket kereta api kepada Jokowi untuk pulang ke kampung halamannya di Solo, Jawa Tengah.
Menanggapi aksi unjukrasa itu, Jokowi hanya menimpali aksi massa tersebut sambil berguyon.
"Loh, kok tiket kereta? Mestinya kalau mau beliin tiket ke gubernur dikasihnya tiket pesawatlah, masa tiket kereta api," ujar Jokowi saat menghadiri sebuah acara di kawasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, selasa, (25/3/2014).
Jokowi menilai aksi massa seperti ini menjadi hal yang biasa. Apalagi memasuki tahun pemilu kali ini. Dia yang sudah beberapa kali ikut pemilihan kepala daerah pun mengaku sudah biasa didemo dan diprotes seperti ini.
"Sekali lagi buat saya yang sudah empat kali Pilkada. Ditekan seperti ini, diserang, dicemooh, sudah setiap hari. Aku rapopo," kata dia.
Para demonstran mendatangi Balaikota saat Jokowi sedang blusukan. Mereka juga membawa tiket kereta api agar Jokowi pulang ke kampung halamannya di Solo, sebagai ungkapan kekecewaan.
Tiket yang disiapkan untuk Jokowi merupakan tiket replika kereta kelas ekonomi Matarmaja Jakarta-Solo seharga Rp130 ribu. Tiket itu untuk keberangkatan hari ini pukul 13.40 WIB dari Stasiun Senen, Jakarta Pusat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan
-
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
-
Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026
-
DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?