Suara.com - Petenis putri Amerika Serikat Serena Williams sukses merebut gelar juara ketujuh Sony Open atau Miami Masters setelah menundukkan petenis Cina, Li Na dengan dua set langsung 7-5, 6-1. Dia berhasil mencatat rekor sebagai petenis yang paling bnayak menjadi juara di turnamen itu. Sebelumnya, rekor terbanyak juara di Miami Masters dipegang Serena bersama petenis flamboyan Andre Agassi.
“Saat ini, saya merasa tidak ada beban, saya bisa bermain rileks. Ketika saya rileks, saya menikmati,” ujar Serena.
Li Na sebenarnya berpeluang untuk merebut set pertama ketika unggul 5-4. Namun, Serena berhasil bangkit dan merebut gim ke-10 dan mengubah skor menjadi 5-5. Serena perlu waktu 21 menit lagi untuk merebut set pertama.
Di set kedua, Li Na tidak mampu meladeni permainan Serena dan menyerah mudah 1-6. Ketika pukulan backhand-nya gaga dikebalikan Li Na dan memastikan kemenangan di set kedua, Serena langsung berteriak dan mengepalkan tangan ke udara. Setelah itu, Serena melambaikan tangan kepada penonton dan tertawa.
“Menurut saya, nama turnamen itu harus diubah,” kata mantan petenis Mary Joe Fernandez ketika memberikan trofi kepada Serena.
Williams tinggal 90 menit dari Key Biscayne, tempat turnamen Sony Open digelar. Dia sudah menganggap turnamen ini seperti rumahnya sendiri. Kata dia, para penontonnya memberinya dukungan ketika tertinggal dalam perolehan angka.
“Jujur saja, penonton sangat membantu saya. Saya mendengar penonton berteriak, ayo Serena,” ujarnya. (USA Today)
Berita Terkait
-
Ini Dia Penampakan Jersey Michael Jordan yang Terjual Seharga Rp 151 Milyar
-
Roger Federer Umumkan Gantung Raket, Serena Williams: Selamat Datang di Klub Pensiunan
-
Serena Williams Tersingkir dari US Open 2022, Harapan Tutup Karier dengan Trofi Pupus
-
Sepak Terjang Serena Williams di US Open 2022: Beda Nasib di Ganda vs Tunggal
-
Hasil US Open 2022: Serena dan Venus Williams Tersingkir di Nomor Ganda
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan