Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke ruangan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok). Kunjungannya kali ini untuk menyerahkan adminisrasi pemerintahan agar dikerjakan Ahok.
"Biasa, kamu saja yang nggak tahu. (Pertemuan ini) Ya menyiapkan secara administratif hal-hal yang akan kita lakukan," kata Jokowi, di Balaikota, Jakarta, Kamis (3/4/2014).
Dia membantah jika pertemuan ini sekaligus untuk serah terima jabatan sementara saat memasuki masa cuti Kegebernuran Jokowi.
"Administrasi itu berkaitan dengan manajemen. Kalau administrasi beneran yang bikin staf, kepala dinas," ujar Jokowi.
Adminitrasi yang diserahkan kepada Ahok hari ini, kata Jokowi, secara garis besar, berisi tentang program-program yang tengah dijalankan Pemprov DKI Jakarta. Di antaranya soal pembangunan waduk dan manajemen sampah.
"Ya menyiapkan secara administratif hal-hal yang akan kita lakukan, misal perbaiki manajemen sampah, lalu misal mau memulai waduk," kata bekas walikota Solo ini.
Jokowi sendiri pekan ini mengajukan cuti untuk mengikuti kampanye Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan).
Jokowi menjadi juru kampanye partai berlambang banteng itu sekaligus bakal calon presidennya. Surat cuti ini pun sudah diterima Kementerian Dalam Negeri sejak dua pekan lalu.
Berita Terkait
-
Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi
-
Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa
-
Jokowi Tak Ambil Pusing Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Kuasa Hukum Sentil Dugaan Intervensi
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi
-
Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur
-
Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi
-
Kejagung 'Banjir' Alat Bukti Korupsi MBG, Upaya Sony Sonjaya Jadi JC Berakhir Sia-sia?
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Jaksa Kukuh Sebut Pembelian Chromebook Nadiem Kemahalan
-
Tak Layak Jadi Justice Collaborator! Kejagung: Sony Sonjaya Pelaku Utama Jual Beli Titik SPPG
-
Sufmi Dasco Sebut Narasi Indonesia Runtuh Sengaja Digoreng: Padahal Ekonomi Kita Kuat
-
Kasus Suap Bea Cukai Rp71 Miliar Masuk Pengadilan, Tiga Pejabat DJBC Segera Disidang
-
Prabowo Sebut NU Ada di Mana-mana: Kabinet Merah Putih Banyak NU, Tak Pernah Kalah