Suara.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Syamsul Maarif menyatakan status tanggap darurat asap di Riau telah berakhir. Komando proses rehabilitasi dari Satuan Tugas Operasi Terpadu (Satgas OT) dikembalikan ke Gubernur Riau terhitung 4 April.
"Operasi pemeliharaan akan dipimpin oleh Gubernur Riau," kata Syamsul Maarif yang juga Komandan Satgas OT di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Jumat (4/4/2014).
Satgas melakukan upacara terakhir di Pekanbaru sebelum pemulangan 1.000 prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Reaksi Cepat Tanggap Darurat.
Syamsul mengatakan, tugas Satgas Operasi Terpadu dinilai sudah berhasil dengan baik menargetkan pemadaman api dan asap selama 3 pekan sejak 14 Maret.
Ia juga berharap, selanjutnya pemerintah daerah bisa menjadi yang terdepan untuk mencegah agar kebakaran dan asap tidak terulang kembali.
"Kita sudah punya pengalaman bahwa kebakaran itu ulah manusia, karena itu jangan sampai terulang kembali," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah