Suara.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya menggelar apel simulasi pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, senin (7/4/2014).
Apel simulasi ini dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Dwi Priyatno dan diikuti 1906 personel.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, usai melakukan apel, petugas langsung digeser ke TPS.
"Usai apel, anggota langsung bergeser ke TPS sesuai tempatnya. Yang ikut apel hari ini ada 1906 personel, terdiri dari 973 dari Polda Metro Jaya dan 933 dari Mabes Polri," jelas Rikwanto di lapangan Mapolda.
"Total petugas untuk mengamankan TPS di wilayah hukum Polda Metro Jaya ada 12.000 ditambah dengan bantuan personel dari Mabes Polri," lanjut Rikwanto.
Rikwanto juga menjelaskan petugas menggelar simulas khusus terkait dengan gangguan di TPS.
"Ada beberapa ancaman atau gangguan yang nanti akan disimulasikan, seperti ada yang tidak setuju mengenai surat suara, ada yang tidak terima, hingga menjadi kacau di TPS," papar Rikwanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan