Suara.com - Pelaksana tugas Menteri Transportasi Malaysia, Hishammuddin Hussein mengatakan, perkembangan pencarian kotak hitam MH370 diharapkan bisa memperlihatkan hasil positif dalam beberapa hari ke depan.
Sebelumnya, kapal pencari pesawat Malaysia Airlines MH370 berhasil mendeteksi suara dari bawah laut yang konsisten dengan “ping” dari kotak hitam pesawat.
“Saya selalu berkata kepada keluarga penumpang MH370, keajaiban selalu terjadi. Saat ini kami hanya bisa berharap ada penumpang yang selamat,” ujar Hussein.
Meski belum bisa dipastikan sinyal tersebut berasal dari kotak hitam MH370, Hussein mengatakan, informasi kali ini merupakan yang paling bisa dipercaya. Dia juga optimistis kotak hitam MH370 bisa segera dievakuasi.
“Masih ada sedikit waktu untuk melacak alat itu yang mempunyai lampu suar yang mentransmisikan "ping" sehingga bisa dengan mudah dicari,” kata Hussein.
Baterai dari lampu suar itu hanya bertahan selama satu bulan dan hari ini tepat satu bulan sejak pesawat MH370 hilang pada Sabtu (8/3/2014) lalu. Pesawat itu hilang dari radar, 40 menit setelah lepas landas dari bandara internasional Kuala Lumpur, dalam perjalanan menuju Beijing. Pesawat itu mengangkut 227 penumpang dan 12 kru.
Ocean Shield, kapal Australia yang membawa alat pelacak suara yang canggih menangkap dia sinyal terpisah pada Sabtu malam dan Minggu pagi. Tim pencari kemudian menyisir wilayah terpencil di Samudera Hindia. Sinyal pertama bertahan selama dua jam dan 20 menit sebelum hilang. Kapal kemudian berbalik arah dan kembali menangkap sinyal yang kali ini bertahan selama 13 menit.
“Sinyal itu konsisten dengan transmisi dari flight data recorder dan cockpit voice recorder,” kata ketua tim pencari MH370 dari Australia, Angus Houston. (Dailymail)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik
-
Pengamat: Pernyataan 'Peras Darah' Kaesang Adalah Mekanisme Proteksi Diri Keluarga Jokowi
-
Strategi 'Hukum Dompet', Jurus Paksa Warga Jakarta Pakai Transportasi Umum
-
KPK Optimis Ekstradisi Paulus Tannos Bakal Lancar, Meski Butuh Waktu Lama
-
Eks Teknisi Bobol Kabel Penangkal Petir 46 SPBU Shell, 7 Tersangka Ditangkap Kerugian Capai Rp1 M
-
Jakarta Tak Pernah Selesai dengan Macet, Pengamat: Kesalahan Struktur Ruang Kota
-
KPK Ungkap Modus Baru Gratifikasi Hakim PN Depok, Rp 2,5 Miliar Disamarkan Lewat Money Changer