Suara.com - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersama forum pimpinan daerah setempat berkeliling ke beberapa tempat pemungutan suara menggunakan sepeda untuk memantau pelaksanaan Pemilu Legislatif 2014, Rabu (9/4/2014).
"Saya berharap tingkat partisipasi pemilih bisa meningkat. Tentu saja, semoga bisa menghasilkan wakil rakyat yang baik, amanah, dan produktif dalam menyelesaikan masalah daerah dan nasional," kata Abdullah Azwar Anas di sela-sela peninjauan itu.
Sebelum berkeliling, Abdullah Azwar Anas bersama istrinya menyalurkan hak suara di TPS 05 Kelurahan Kebalenan, di belakang rumah pribadinya.
Selepas mencoblos, Anas mengunjungi TPS di Kelurahan Tumenggungan, kemudian TPS di Kelurahan Lateng dan Singotrunan. Sejumlah TPS di wilayah tersebut juga didesain unik untuk menyemarakkan pemilu.
Bahkan, sejumlah petugas dari kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) mengenakan busana adat dari berbagai suku bangsa di Indonesia.
Kegiatan safari Bupati Banyuwangi berlanjut ke Kelurahan Pengantigan, Singonegaran, Panderejo, dan Penganjuran. Di sela-sela perjalanan, Anas menyempatkan berhenti di rumah warga dan memeriksa saluran drainase.
Saat menjumpai ada saluran yang kurang beres, ia tampak langsung menelepon camat dan lurah atau kepala desa untuk membenahinya.
Anas mengatakan secara umum rangkaian pelaksanaan Pemilu Legislatif di Banyuwangi, mulai kampanye hingga hari pencoblosan berjalan lancar, kondusif, dan damai.
"Ada perbedaan pendapat antarparpol itu merupakan dinamika yang wajar. Saya berharap kerukunan seperti ini terus dijaga, karena sudah 'nggak' zamannya gontok-gontokan," katanya.
Mengenai tingkat partisipasi pemilih di Banyuwangi, Anas mengaku belum bisa memastikan karena masih akan menunggu pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum.
Mengutip data dari laman resmi KPU Pusat, total DPT Pemilu Legislatif 2014 di Kabupaten Banyuwangi sebanyak 1.255.591 jiwa (termasuk daftar pemilih khusus 2.297 jiwa) dan dilayani 3.409 TPS yang tersebar di 24 kecamatan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir