Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih belum bisa masuk dalam posisi lima besar dari hitung cepat yang dilakukan oleh lembaga survei Lingkaran Survei Indonesia. Untuk sementara, PKS masih berada di posisi tujuh dengan 6,12 persen suara.
Posisi PKS masih tertinggal dari Partai Nasdem yang merupakan pendatang baru pada pemilu 2014. Partai Nasdem meraih 6,21 persen. Pada pemilu 2009, PKS berada di posisi empat dengan raihan 7,88 persen. PKS hanya kalah dari Partai Demokrat, Partai Golkar dan PDI Perjuangan.
Hingga pukul 16.15 WIB, data yang sudah dihitung LSI mencapai 54persen. Tiga besar masih dikuasai oleh PDI Perjuangan, Partai Golkar dan Partai Gerindra.
Berikut urutan sementara hasil quick count Lingkaran Survei Indonesia yang dirilis dari akun @DennyJA_World.
1. PDI Perjuangan 19,50 persen
2. Partai Golkar 15,28 persen
3. Partai Gerindra 11,64 persen
4. Partai Demokrat 9,99 persen
5. Partai Kebangkitan Bangsa 9,56 persen
Berita Terkait
-
Hasto PDIP Kaget Isu Percepatan Muncul di Depan Jokowi: Itu Inkonstitusional
-
Ketua MPR Jawab Isu 'Percepatan' Budi Arie: Demokrasi Bukan Soal Insting, Tapi Aturan
-
Doli Kurnia Kaget Budi Arie Singgung 'Percepatan', Tegaskan Golkar Garda Terdepan Bela Konstitusi
-
Wacana Pemilu Dipercepat Dinilai Berlebihan, Pengamat Sebut Cuma Psywar Elite
-
Dedi Mulyadi Unggul Jauh dari Prabowo dalam Survei Capres 2029
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar