Suara.com - Gubernur DKI Jakarta yang merupakan bakal calon (Balon) presiden dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) sempat terlihat duduk termenung di teras rumahnya sore tadi. Padahal, dalam sejumlah hitung cepat dari sejumlah lembaga survei, PDI Perjuangan nangkring di peringkat pertama.
Tak ada yang tahu pasti sejak kapan Jokowi yang saat itu mengenakan kemeja putih dan celana hitam, duduk termangu di teras rumahnya, hingga akhirnya aksi tersebut dilihat seorang wartawan. Entah apa yang ada dipikiran Jokowi. Namun, mantan walikota Solo ini menolak disebut bersedih.
"Kok disebut enggak berseri, gimana sih? Ini kan sudah sebut syukur tiga kali, masa tidak berseri?" kata Jokowi dalam jumpa pers di posko pemenangan JKW4P di Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/4/2014).
Saat ia ditanya mengenai tanggapannya terhadap hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, Jokowi bilang hal tersebut masih belum pasti.
"Saya kira hari ini rakyat sudah menentukan siapa pemenang pertama, kedua, ketiga, keempat, kelima dan selanjutnya. Inilah demokrasi kita," ujar Jokowi.
Berita Terkait
-
Unggul di Hitung Cepat, Jokowi Apresiasi Polri dan TNI
-
"Quick Count" LSI Tempatkan PDIP di Posisi Teratas
-
Dengan Kemeja Kotak-kotak, SBY Ucapkan Selamat kepada PDI Perjuangan
-
Antusiasme Warga Baduy Terhadap Pemilu Legislatif
-
Jokowi "Sowan" ke Rumah Mega Malam Ini, Ada Pertemuan Petinggi PDI Perjuangan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT
-
Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI
-
Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas
-
Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni
-
Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030
-
Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah
-
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan
-
Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!